Perjalanan cinta keduanya di kemas dalam cerita yang terasa manis lewat film ini, serta di temani oleh visual pemandangan yang indah dari wilayah Baubau, yang akan membuat kita merindukan kampung halaman.
“Semoga penonton Indonesia bisa terhibur dan dapat memetik pelajaran dari hubungan Ode dan Komang di film ini,” ungkap produser “Komang” Chand Parwez Servia.
Sementara itu, sutradara “Komang” Naya Anindita menambahkan tentang penggambaran hubungan antara Ode dan Komang (Ade) dengan keluarga mereka masing-masing. Sebab, hubungan dengan keluarga tersebut juga sangat berperan penting dalam menggambarkan perjalanan cinta keduanya di film “Komang”.
“Meski berfokus pada kisah asmara Ode dan Komang, kehadiran keluarga dari karakter masing-masing juga jadi hal yang penting dari film “Komang”. Sebagai contoh, hubungan antara Komang dengan ibunya (Ayu Laksmi), yang hadir sebagai salah satu rintangan di hubungan asmaranya dengan Komang. Kehadiran keluarga dari Ode dan Komang di film ini jugalah yang menjadi salah satu elemen emosional ketika menyaksikan filmnya,” kata sutradara “Komang” Naya Anindita.
Film “Komang” pun menjadi pengalaman pertama bagi Kiesha Alvaro dalam memerankan karakter yang di dasarkan dari sosok di dunia nyata. Menariknya lagi, dalam film ini Kiesha juga beradu akting dengan sosok nyata yang di perankannya. Yaitu Raim Laode yang ikut terlibat sebagai pemeran pendukung.
“Ini suatu kebanggaan bagi saya untuk memerankan Raim Laode di film “Komang”. Saya juga mendapatkan kesempatan untuk lebih banyak mengenal beliau selama proses syuting sehingga membantu saya untuk mendalami sosok Ode yang saya perankan,” ucap pemain film “Komang” Kiesha Alvaro.
“Dari kecil, aku tinggal Bali, dan tentu saja aku familiar dengan logat dan dialek Bali. Jadi aku menggunakan memori itu, meskipun dari Starvision juga menyediakan juru dialek Bali yang semakin memudahkanku memerankan Komang. Aku sangat sayang dengan karakter Komang di film ini,” tambah Aurora Ribero yang memerankan “Komang”.





