SEMARANG, beritajateng.tv – Pernikahan pesepakbola Pratama Arhan dan selebgram Azizah Salsha kembali menjadi topik perbincangan publik. Selain karena dugaan isu perselingkuhan Azizah, usia keduanya yang menikah saat berusia muda juga menjadi sorotan.
Saat itu, keduanya melangsungkan pernikahan pada 20 Agustus 2023. Di mana Arhan baru berusia 21 tahun dan Azizah baru berusia 20 tahun.
Menanggapi hal itu, dokter kandungan, dr. Monika Natasha mengakui jika pernikahan dini semakin meningkat. Padahal, usia ideal menikah adalah 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki.
“Sekarang angka pernikahan dini semakin lama semakin meningkat. Berdasarkan data BKKBN banyak yang mengajukan dispensasi pernikahan karena usia dini sama hamil di luar nikah jadi mereka terpaksa menikah,” katanya saat beritajateng.tv temui, Sabtu, 24 Agustus 2024.
BACA JUGA: Viral Azizah Salsha Diduga Selingkuhi Pratama Arhan, Begini Respons Kedua Ibunya
Ia menuturkan, pernikahan dini memiliki banyak risiko. Salah satunya kematangan psikologis kedua pasangan. Ia menitikberatkan, kematangan psikologi laki-laki umumnya lebih lambat ketimbang wanita. Sehingga usia pernikahan ideal laki-laki berada di usia 25 tahun.
Sementara untuk wanita, dr. Monika lebih menyoroti pada ketidaksiapan organ reproduksi.
“Risikonya untuk perempuan jika hamil di bawah usia, maka organ reproduski belum siap sehingga bisa terjadi kelainan pada bayi. Selain itu, angka kejadian operasi caesar juga meningkat karena organ pangggul belum berkembang dan belum siap melahirkan secara normal,” tambahnya.
Giatkan edukasi seksual pada remaja sebelum pernikahan
Lebih lanjut, atas fenomena pernikahan dini itu, dr. Monika kini sedang menggiatkan sosialisasi edukasi seksual kepada anak-anak dan remaja. Pasalnya, ia menduga, kebanyakan pasangan yang menikah dini atau hamil di luar nikah terjadi karena adanya ketidaktahuan tentang informasi seksual.
Adanya pendidikan seksual sejak dini diharapkan dapat membuat remaja lebih mencintai tubuhnya. Tidak melakukan kegiatan seksual secara bebas dan sembarangan.





