SEMARANG, beritajateng.tv – MAN 1 Kota Semarang menggelar kegiatan Pesantren Ramadan bagi para siswa sebagai upaya meningkatkan keimanan dan pemahaman ilmu agama selama bulan suci.
Dalam program ini berisi berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari kajian kitab kuning, ceramah, hingga khataman Al-Qur’an.
Waka Kesiswaan MAN 1 Semarang, Nuryanto, menjelaskan kegiatan Pesantren Ramadan berlangsung selama dua minggu dengan pembagian peserta berdasarkan jenjang kelas. Ia menjelaskan, di sekolahnya terdapat 1.275 siswa, 36 rombel, masing-masing angkatan ada 12 rombel.
BACA JUGA: Bupati Blora Apresiasi Pesantren Ramadhan SD-SMP, Harap Jadi Agenda Rutin
“Untuk kegiatan Pesantren Ramadan di MAN 1 Kota Semarang berlangsung selama dua minggu. Untuk minggu pertama yaitu mulai tanggal 2 Maret sampai 7 Maret untuk kelas 11. Kemudian minggu kedua yaitu tanggal 9 sampai dengan 14 Maret itu untuk kelas 10,” ujar Nuryanto pada Kamis, 5 Maret 2026.
Ia menuturkan, siswa kelas 10 dan 11 yang mengikuti kegiatan ini. Sementara siswa kelas 12 tidak mengikuti program tersebut karena sedang menjalani rangkaian ujian.
“Jadi untuk Pesantren Ramadan ini hanya kelas 10 dan kelas 11 saja yang ikut. Karena untuk kelas 12-nya ada kegiatan tes yaitu tes akhir semester dan juga ada ujian madrasah,” jelasnya.
Siswa Pesantren Ramadan MAN 1 Kota Semarang Pelajari Kitab Kuning ala Pesantren Salaf
Dalam kegiatan Pesantren Ramadan ini, siswa mendapatkan materi kajian kitab kuning. Kitab tersebut merupakan kitab klasik berbahasa Arab tanpa harakat yang umumnya para santri pelajari di pesantren salaf.
“Nah, untuk kegiatan Pesantren Ramadan ini yaitu berupa kajian kitab kuning yaitu kajian kitab yang berbahasa Arab dan tidak ada harakatnya. Untuk kitab kuning ini biasanya santri-santri pelajari di Pondok Pesantren Salaf,” kata Nuryanto.
Adapun kitab yang siswa pelajari adalah Fathul Qarib dan Ta’lim Muta’lim. “Untuk kitab yang siswa pelajari ada dua, yang pertama yaitu kitab Fathul Qarib, kemudian kitab yang kedua yaitu kitab Ta’lim Muta’lim,” ujarnya.





