Rangkaian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan salat magrib berjamaah. Meski berlangsung hingga waktu berbuka puasa, kegiatan Pesantren Ramadan di MAN 1 Kota Semarang tidak berlangsung dengan sistem menginap.
“Jadi kegiatannya cuma sampai magrib terus nanti siswa-siswi bisa pulang ataupun dijemput oleh orang tuanya masing-masing. Tidak ada menginap,” ujarnya.
Nuryanto berharap kegiatan Pesantren Ramadan dapat mendorong siswa memanfaatkan bulan suci untuk memperkuat ibadah sekaligus tetap aktif dalam kegiatan sehari-hari.
“Harapannya siswa-siswi MAN 1 Kota Semarang dapat memanfaatkan bulan Ramadan dengan meningkatkan ibadah, dengan meningkatkan iman dan takwa dan juga tetap semangat dalam beraktivitas. Jangan sampai jadikan puasa alasan untuk bermalas-malasan,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





