BLORA, beritajateng.tv – PT. Agro Nusantara Tani Milenial (ANTaM) yang berkantor di Jl. Taman Bahagia No. 11 Cepu, Blora, Jawa Tengah ingin mengajak para petani di Blora, menjadi petani milenial berbasis asuransi.
Direktur utama PT ANTaM, Andi Restu Wibowo saat press conference dengan awak media di kantornya memgatakan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan Kementerian desa, telah menerapkan Gerakan Anti Rugi (Gemar) kepada para petani.
“Kami diminta untuk menerapkan sistem yang telah kami bangun selama ini ke petani di Blora. Kami meminjami modal untuk bertani yang sudah kami asuransikan,” jelas Andi, Senin, 4 Agustus 2025.
Jika petani tersebut gagal panen, bayarnya sesuai uang yang di dapatkan. Lalu sisa hutangnya tidak usah di bayarkan atau tidak di tagih.
“Jadi misal total hutang 10 jt. Lalu hasil panennya gagal dan hanya dapat 3 jt. Maka yang di bayarkan atau dikembalikan hanya 3 juta. Sisanya 7 jt tidak usah di bayarkan atau tidak di tagih ke petani,” ungkap Andi.
BACA JUGA: Hujan Deras, Longsor Hantam Rumah Warga Tambahrejo Blora
Andi menambahkan, jika petani gagal total hasilnya benar-benar 0, maka petani tidak usah membayar sama sekali atau tidak di tagihkan sama sekali ke petani.
Namun sebaliknya jika panennya berhasil, petani mengembalikan sepenuhnya dan keuntungannya semua milik petani.
“Sistem Gemar ini sudah berjalan, dan sudah ada sejumlah petani yang klaim, bisa di cek datanya. Kamipun tidak ada paksaan untuk ikut, jika tidak mau ya tidak apa-apa,” kata Restu.
Restu menambahkan, tidak hanya petani secara langsung yang bisa ikut program ini, ANTaM juga mengajak kerjasama pendampingan dengan Desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Harapanya kedepan BUMDes bisa ada pemasukan dan ada sumbangsihnya ke Pendapatan Asli Desa (PADes).





