“Biaya kampanye untuk seorang calon kepala daerah, kita terbuka saja, itu angkanya prohibitif. Mahal. Dan ini yang juga kita harus evaluasi, kita harus cari bagaimana supaya orang-orang yang benar-benar memiliki kemampuan mengabdi kepada masyarakatnya, mengabdi kepada bangsa dan negara itu, bisa maju tanpa harus dihalang-halangi oleh angka dan biaya kampanye yang luar biasa,” ucap Sugiono.
Menurutnya, pilkada oleh DPRD tak menghilangkan esensi demokrasi. Sebab, anggota DPRD merupakan wakil rakyat yang dipilih langsung melalui pemilu. Bahkan, dia menilai pilkada oleh DPRD dapat masyarakat awasi langsung dengan lebih ketat. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi




