Politik

PKB Kota Semarang Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu Mendatang, Petakan Peluang Dapil Perkotaan

×

PKB Kota Semarang Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu Mendatang, Petakan Peluang Dapil Perkotaan

Sebarkan artikel ini
PKB Kota Semarang Targetkan 8 Kursi DPRD di Pemilu Mendatang, Petakan Peluang Dapil Perkotaan
Ketua DPC PKB Kota Semarang, Muhammad Mahsun. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kota Semarang mulai memanaskan mesin politiknya lebih awal.

Evaluasi hasil Pemilu 2024 kini menjadi pijakan utama partai dalam menyusun strategi menghadapi kontestasi politik berikutnya, dengan target realistis menambah kursi di DPRD Kota Semarang.

Ketua DPC PKB Kota Semarang, Muhammad Mahsun, mengatakan evaluasi tersebut tidak hanya melihat capaian akhir, tetapi juga memetakan peluang yang belum sepenuhnya tergarap.

Pada Pemilu 2024 lalu, PKB Kota Semarang berhasil mengamankan lima kursi DPRD. Untuk Pemilu mendatang, PKB Kota Semarang menargetkan bisa meraih 8 kursi dewan.

“Secara perhitungan internal, target kami delapan kursi DPRD. Namun kalau kami cermati lebih dalam, ada beberapa daerah pemilihan yang sebenarnya peluangnya sangat terbuka untuk menambah kursi,” ujar Mahsun, Kamis, 22 Januari 2026.

Mahsun menyebutkan, daerah pemilihan di wilayah perkotaan seperti Semarang Barat dan Semarang Selatan menjadi fokus perhatian partai.

Di dua wilayah tersebut, selisih suara antarpartai terbilang tipis dan berpotensi bisa lebih maksimal pada Pemilu mendatang.

BACA JUGA: Legislator PKB Jateng Setuju Pilkada Tak Langsung: Kita Perlu Demokrasi Berbiaya Rendah

“Selisih suaranya sangat kecil. Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk memperkuat kerja politik, terutama di wilayah perkotaan yang karakter pemilihnya berbeda,” jelasnya.

Ia mengakui, selama ini basis pemilih PKB masih relatif kuat di wilayah pedesaan. Sementara di kawasan perkotaan, persaingan antarpartai berlangsung lebih ketat dan menuntut strategi yang lebih adaptif, termasuk pendekatan isu dan figur yang relevan dengan kebutuhan warga kota.

Mahsun juga menyinggung dinamika politik pada Pemilu 2024, ketika hampir seluruh partai politik berada dalam satu barisan besar.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi pelajaran penting bahwa kekuatan partai tidak bisa hanya bergantung pada koalisi semata.

“Pengalaman kemarin menunjukkan bahwa dukungan partai saja tidak cukup. Figur yang kuat dan mesin partai yang benar-benar bekerja di lapangan tetap menjadi kunci,” ungkapnya.

Ke depan, PKB Kota Semarang juga menaruh perhatian besar pada kinerja fraksi di DPRD. Mahsun menilai, peran anggota dewan sangat menentukan dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat citra partai di mata masyarakat.

“Kinerja fraksi akan kami dorong lebih maksimal. Apa yang dilakukan anggota dewan di DPRD sangat berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Selain memperkuat kerja legislatif, PKB Kota Semarang berkomitmen meningkatkan pengenalan partai secara berkelanjutan.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang agar PKB semakin dikenal dan diterima di seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp