SEMARANG, beritajateng.tv – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah resmi mengumumkan dukungan terhadap AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi di Pilwalkot Semarang 2024.
Yoyok Sukawi yang merupakan anggota DPR RI dan CEO PSIS, memiliki kualifikasi yang memadai untuk memimpin Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah.
Muhammad Mahsun, Ketua DPC PKB Kota Semarang, menyatakan bahwa dukungan terhadap Yoyok Sukawi adalah hasil dari proses seleksi yang ketat.
BACA JUGA: Pengamat Politik: Yoyok Sukawi Miliki Kans Lebih Besar di Pilwalkot Semarang
Proses ini mencakup tahap pendaftaran, uji kompetensi, seleksi oleh DPP PKB, hingga akhirnya keluarnya surat rekomendasi resmi.
“Di antara para kandidat yang ada, Mas Yoyok di pandang memiliki keunggulan yang lebih. Sehingga DPP memutuskan untuk merekomendasikan beliau sebagai calon wali kota Semarang. Prosesnya sangat terstruktur, dimulai dari pendaftaran, uji kompetensi, hingga rekomendasi dari DPP,” kata Mahsun.
Enam Partai Dukung Yoyok
Dengan mendekati pendaftaran resmi calon walikota Semarang pada akhir Agustus 2024, enam partai politik telah sepakat untuk mendukung Yoyok Sukawi. Partai-partai tersebut adalah PKB, Demokrat, PKS, PAN, Nasdem, dan PPP, yang tergabung dalam Koalisi Semarang Maju.
Mahsun menyatakan optimisme bahwa dengan dukungan enam partai politik yang memiliki 20 kursi di DPRD Kota Semarang. Yoyok Sukawi memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilwalkot Semarang 2024.
“DPP memberikan rekomendasi berdasarkan hasil survei. Dengan dukungan dari enam partai ini, kami sangat optimis. Dari calon-calon lain yang belum muncul, saat ini Yoyok adalah pilihan terbaik,” jelasnya.
Menurut Mahsun, Yoyok Sukawi, yang juga menjabat sebagai CEO PSIS, memiliki pengalaman yang cukup untuk memimpin Kota Lumpia pada periode 2024-2029. Kiprahnya di parlemen menambah keyakinan PKB terhadap kemampuannya.
Untuk posisi calon wakil walikota yang akan mendampingi Yoyok Sukawi, PKB telah mengusulkan tiga nama potensial. Ada Sekretaris DPC PKB Semarang, Juan Rama; Ketua Fatayat NU Jawa Tengah, Tazkiyatul Muthmainnah; dan pengusaha Ady Setiawan.
Meski begitu, Mahsun menegaskan bahwa penentuan calon wakil walikota akan di bicarakan bersama partai-partai lain. Dalam Koalisi Semarang Maju dan tentunya dengan Yoyok Sukawi sendiri.
“Proses ini masih panjang. Kami akan terus berdiskusi untuk menentukan calon wakil yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan. Mas Yoyok juga akan terlibat dalam proses ini, serta komunikasi dengan partai-partai lain akan terus dilakukan,” tutup Mahsun. (*)
Editor: Elly Amaliyah




