“Memang bisa saja beralasan hal itu terjadi karena pandemi Covid-19. Namun anggaran refocusing yang dilucurkan juga cukup besar. Bahkan di 2020, Jateng mengalokasikan hingga Rp 2 triliun. Anggaran tersebut seharusnya berdampak signifikan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan kemiskinan,” katanya. (*)
Polemik Angka Kemiskinan, Faktanya Jumlah Penduduk Miskin Jateng Masih Tinggi, Capai 3,934 Juta Jiwa





