Jateng

Portal Jrakah Dipasang, Bus Pariwisata Tak Bisa Lewat Silayur Diminta Cari Jalan Alternatif Lain

×

Portal Jrakah Dipasang, Bus Pariwisata Tak Bisa Lewat Silayur Diminta Cari Jalan Alternatif Lain

Sebarkan artikel ini
Portal Jrakah Dipasang, Bus Pariwisata Tak Bisa Lewat Silayur Diminta Cari Jalan Alternatif Lain
Petugas Dishub melakukan pemasangan portal Jrakah untuk menghalau truk bertonase besar melewati Jalur Silayur di jam larangan. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan menyebut ketinggian portal Jrakah tidak memungkinkan untuk Bus Pariwisata melewati Jalan Silayur.

Hal ini lantaran, portal Jrakah dan Kedungpane pada jam larangan yakni pukul 06.00 – 23.00 WIB terpasang pada ketinggian 3,4 meter. Sehingga Bus Pariwisata tidak dapat melewati kedua portal tersebut.

Danang menyebut, untuk bis pariwisata karena memang ketinggiannya melebihi batas maksimal portal Jrakah. Maka harus mencari jalan alternatif lain untuk menuju area atas.

BACA JUGA: Portal Jrakah Mulai Beroperasi, Dishub Semarang Perketat Truk Besar Lewat Jalur Silayur

“Kalau bis besar (pariwisata) itu ya enggak bisa. Silakan cari jalan lain. Solusinya cari jalan alternatif,” kata Danang.

Solusinya, lanjut dia, ada dua yakni cari jalur alternatif lainnya dulu atau memang mereka (bus pariwisata) harus menunggu jam selesai larangan agar portalnya naik.

Kendaraan Darurat dan Truk BBM Tetap Bisa Melintas

Meski demikian, untuk kendaraan darurat seperti pengangkut oksigen atau bahan bakar (BBM) tetap bisa melintas dengan koordinasi khusus.

“Pastinya akan ada pertimbangan khusus lah ya. Untuk oksigen yang ke rumah sakit itu kan kalau memang genting. Kemudian BBM ada beberapa pom bensin di atas. Harapannya sih memang harus sesuai jam yang kami izinkan,” kata dia.

“Untuk kondisi darurat tentu ada pengecualian, tapi tetap harus koordinasi dan mempertimbangkan keselamatan,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan telah memasang dua portal pembatas truk bertonase besar di dua lokasi, yakni di Kedungpane (Jalan Moh Ihsan) dan simpang Jrakah).

Pemasangan portal pembatas di Simpang Jrakah selesai pada Selasa malam, 28 April 2026.

Pemasangan portal di Jrakah dan Kedungpane ini merupakan upaya Pemkot untuk mencegah terjadinya kecelakaan truk bertonase besar agar tidak melintasi Jalur Silayur di luar jam operasional.

Pada pukul 06.00 hingga 22.59 WIB, portal diturunkan hingga ketinggian 3,4 meter untuk mencegah truk besar masuk ke jalur Silayur.