Menurut BPBD, hujan lebat berpotensi memicu banjir lokal. Tanah longsor juga berpeluang muncul pada wilayah perbukitan. Petugas mendorong warga memantau informasi cuaca harian. Koordinasi tingkat desa perlu berjalan optimal.
BACA JUGA: Jateng Modifikasi Cuaca Lagi Hingga 29 Januari, Sebar Satu Ton Garam Tekan Hujan Ekstrem Pantura
BMKG menekankan pentingnya kesiapan masyarakat. Lembaga tersebut menyarankan perlindungan diri saat hujan petir. Pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan saat hujan lebat. Nelayan perlu mempertimbangkan kondisi angin sebelum melaut.
Kesimpulannya, prediksi cuaca Jateng pada 21 Februari 2026 menunjukkan dominasi hujan. Seluruh kabupaten dan kota menghadapi potensi basah. Perencanaan aktivitas menjadi kunci keselamatan. (*)





