Politik

Profil Abu Bakar Ba’asyir, Sosok yang Trending Usai Beri Dukungan ke AMIN

×

Profil Abu Bakar Ba’asyir, Sosok yang Trending Usai Beri Dukungan ke AMIN

Sebarkan artikel ini
Abu Bakar Ba’asyir dukung AMIN // profil
Abu Bakar Ba’asyir. (X/Jengkanq)

SEMARANG, beritajateng.tv – Jagat maya kini tengah ramai dengan nama Abu Bakar Ba’asyir usai beredar rekaman suaranya mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) atau akrab dengan sebutan AMIN.

Sebelumnya, suara Abu Bakar Ba’asyir ini diunggah oleh akun TikTok bernama @aniesvisioner.

Dalam akun TikTok tersebut, terdapat video yang menampilkan rekaman suara Abu Bakar Ba’asyir yang mendukung AMIN.

Video dukungan kepada AMIN dari Abu Bakar Ba’syir di akun TikTok @aniesvisioner berdurasi 1 menit 41 detik. Video itu berisi rekaman suara dengan latar belakang tulisan “Suara Ulama Sepuh” beserta foto Anies Baswedan dan Abu Bakar Ba’asyir.

Abu Bakar Ba’syir mengatakan bahwa Pilpres bukanlah ideologi, melainkan alat. Pendapat ini ia lanjutkan dengan menyatakan jika tujuan ikut pilpres demi membela Islam itu diperbolehkan. Ini, menurut Ba’asyir, bisa terealisasikan dengan memilih Presiden yang paham Islam. 

BACA JUGA: PKS Ungkap Tak Ada Kesulitan Gelar Diskusi AMIN di Jawa Tengah, Muh. Haris Harap ‘Desak Anies’ Semakin Masif

“Calon presiden tiga itu yang paham Islam hanya satu yaitu yang nomor satu namanya Anies Baswedan, itu yang wajib kita pilih. Karena nanti kalau dia terpilih, ditakdirkan Allah terpilih menjadi presiden, insyaallah dia banyak menguntungkan Islam, dia akan berusaha untuk mengatur negara ini dengan hukum-hukum Islam semampunya,” ujar Ba’asyir dalam video tersebut.

Sebagaimana kita ketahui, AMIN menjadi salah pasangan calon (paslon) capres-cawapres di Pilpres 2024. Adapun partai yang menyokong paslon tersebut adalah Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Ummat.

Lantas, siapa sosok Abu Bakar Ba’asyir ini? Berikut profilnya.

Profil

Abu Bakar Ba’asyir merupakan tokoh muwahidin di Indonesia beraliran Jihadisme salafi yang dianggap punya keterkaitan dengan beberapa peristiwa dan aksi terorisme di Indonesia.

Ia lahir di Jombang, Jawa Timur pada 17 Agustus 1938 sehingga kini berusia 85 tahun.

Ba’asyir merupakan pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) serta salah satu pendiri Pondok Pesantren Islam Al Mu’min, Solo Jawa Tengah. Berbagai badan intelijen menuduh Ba’asyir sebagai kepala spiritual Jemaah Islamiyah (JI), sebuah grup separatis militan Islam yang punya kaitan dengan Al-Qaeda. Namun Ba’asyir telah membantah menjalin hubungan dengan JI atau terorisme.

Pada awal tahun 2019, Ba’asyir mendapat penawaran bebas tanpa syarat dari pemerintahan Jokowi dengan syarat dia mau menandatangani perjanjian agar setia Pancasila. Namun Yusril Ihza Mahendra selaku pengacara Jokowi mengatakan Ba’asyir menolak syarat itu. Baru pada tahun 2022, Ba’asyir mengakui Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Dugaannya, Ba’asyir yang memiliki paham radikal ini menjadi dalang aksi teror bom di Bali pada tahun 2002 silam. Namun, dugaan tersebut juga telah Ba’asyir bantah.

Abu Bakar Ba’asyir punya pandangan kontroversial terkait demokrasi yang dituangkan dalam bukunya berjudul ‘Tadzkirah’. Dalam buku itu, Ba’asyir menguraikan demokrasi dalam 4 poin.

BACA JUGA: Tegaskan Tak Ada Mobilisasi Fan K-Pop Dukung Anies, AMIN Muda Jateng: Semuanya Muncul Organik

Poin pertama, demokrasi tertolak sejak dari sumbernya. Menurut Baasyir, konsep demokrasi muncul dari masyarakat Yunani Kuno yakni ketika filsuf Pericles mencetuskan konsep demokrasi pada 431 Sebelum Masehi.

Kini, ia secara terang-terangan memberikan dukungannya terhadap AMIN dan juga menyarankan warga untuk memilih paslon tersebut.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp