SEMARANG, beritajateng.tv – PT Sakti Intimegah Pratama memberikan pelatihan keterampilan bagi 20 warga Binaan Lapas kelas 1 Semarang pada Jumat 1 Desember 2023.
Upaya membangun kemandirian ekonomi bagi warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) bukan hanya menjadi tanggung jawab pembina lapas. Tetapi juga merupakan kewajiban bersama masyarakat.
Seperti upaya PT Sakti Intimegah Pratama bekerjasama dengan Lapas Kelas 1 Semarang untuk memberikan pelatihan Warga Binaan di LP Kedungpane.
BACA JUGA: Semargres 2023 Berhasil Catat Transaksi Rp 254 Miliar
Inisiatif ini bertujuan agar warga binaan Lapas dapat beradaptasi dengan masyarakat setelah mereka bebas. Keterampilan dan hasil karya yang mereka kembangkan di dalam Lapas juga memberikan manfaat oleh masyarakat umum.
M. Bahrun, Kepala Bidang Giat Kerja Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kedungpane mengatakan jika selama Pelatihan Warga Binaan oleh PT SIP memberi manfaat.
“Kami melibatkan 20 warga binaan untuk mengikuti pelatihan keterampilan ini dengan harapan mereka memperoleh keahlian yang bermanfaat setelah mereka bebas,” ucapnya.
Bahrun berharap bahwa dengan keterampilan yang dimiliki oleh warga binaannya. Mereka tidak akan kembali melakukan tindak pidana setelah pembebasan.
“Harapannya, setelah bebas, mereka tidak akan terlibat dalam tindak pidana lagi dan menjadi individu yang produktif dan kreatif,” terangnya.
Bahrun menjelaskan bahwa untuk menyelenggarakan pelatihan seperti ini, pihak lapas memerlukan kontribusi ide kreatif dari masyarakat umum.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuannya dalam membantu kami dalam menyelenggarakan pelatihan ini,” tandasnya.
Pelatihan oleh PT Sakti Intimegah Pratama
“Keberhasilan contoh dari karya warga binaan di sini terlihat ketika hasil karyanya diterima oleh masyarakat luas,” tutup Bahrun.
Sementara itu, Sugiarto sebagai Manager PT Sakti Intimegah Pratama menjelaskan alasan memilih warga binaan LP Kedungpane sebagai peserta pelatihan.
“Kami berpikir untuk berbagi pengetahuan yang bermanfaat bagi para warga binaan di sini agar mereka memiliki keterampilan ketika mereka bebas nanti,” ungkapnya.
Ketika manajemen PT SIP berkomunikasi dengan pihak LP, Sugiarto mengakui bahwa mereka tidak menyangka akan mendapatkan respon yang sangat antusias.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak LP atas kerjasama yang baik ini,” tambahnya.
“Pelatihannya kami bagi menjadi dua kelompok, dengan memberikan teori secara singkat dengan melakukan praktik langsung,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





