HeadlineJatengNews Update

Puan Maharani Pastikan Hadir Resmikan Pasar Legi Solo

×

Puan Maharani Pastikan Hadir Resmikan Pasar Legi Solo

Sebarkan artikel ini
Ketua DPR RI Puan Maharani. (ricky fitriyanto/beritajateng.tv)

JAKARTA, 18/1 (beritajateng.tv) – Ketua DPR RI Puan Maharani akan meresmikan Pasar Legi Solo pada 20 Januari mendatang. Ia berharap, kembali beroperasinya Pasar Legi akan meningkatkan roda perekonomian Solo.

“Saya pernah berkunjung saat pembangunan Pasar Legi masih 55 persen. Insya Allah saya bisa hadir untuk meresmikan Pasar Legi yang pembangunannya sudah selesai,” ungkap Puan, Selasa (18/1/2022).

Nantinya, Puan akan didampingi oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meresmikan Pasar Legi yang habis terbakar pada akhir 2018 lalu. Puan juga mengingatkan agar protokol kesehatan tetap dijaga saat Pasar Legi kembali dibuka.

“Mudah-mudahan dengan dibukanya kembali Pasar Legi, pedagang semakin nyaman. Dan saya berharap Pasar Legi dapat menggerakkan perekonomian Solo karena ini merupakan pasar induk,” harap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Dalam peresmian Pasar Legi, Puan akan menandatangani sebuah prasasti. Ia juga akan meninjau kios-kios pedagang dan mengetes operasional sistem pembayaran non-tunai QRIS yang akan diterapkan di Pasar Legi.

Sementara itu, Gibran menyambut baik kehadiran Puan untuk meresmikan Pasar Legi pada hari Kamis nanti.

“Dulu waktu sedang dibangun, Mbak Puan datang dan saya janji akan mengundang beliau meresmikan Pasar Legi,” kata Gibran.

Pasar Legi mulai dibangun pada 6 November 2020 secara multiyears kontrak. Pasar ini terdiri dari 2 lantai dengan 4 blok yang bisa menampung sekitar 2.000 pedagang.

Salah seorang pedagang, Katih Budiman mengaku senang dengan akan dibukanya kembali Pasar Legi. Penjual cabai dan bawang ini sudah berjualan sejak sebelum Pasar Legi terbakar.

Selama proses pembangunan, Katih berjualan di jalan atau emperan Pasar Legi. Ia menilai pembangunan Pasar Legi sangat membantu para pedagang.

“Gedungnya bagus, penataan rapi sehingga lebih nyaman. Tapi pedagang berharap agar ada WiFi di Pasar Legi karena sinyal HP susah, apalagi nanti pembayaran harus pakai QRIS jadi kami sangat butuh akses jaringan,” ucap Katih.