SEMARANG, beritajateng.tv – PDIP Kota Semarang memperoleh suara partai tertinggi, sesuai prediksi partai berlambang banteng ini bakal kembali mendapat jatah sebagai Ketua DPRD Kota Semarang. Hal itu melihat dari hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 KPU Kota Semarang.
Berdasarkan Keputusan KPU Kota Semarang Nomor 778 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilu Anggota DPRD Kota Semarang Tahun 2024. PDIP Kota Semarang masih menjadi partai pemenang dengan raihan suara tertinggi sebanyak 264.550 suara. Menyusul, Partai Gerindra dengan perolehan 150.982 suara. Kemudian, PKS mengantongi 102.175 suara, dan Partai Demokrat memperoleh 86.262 suara.
Dengan demikian, sesuai prediksi PDIP tetap mendapatkan jatah kursi Ketua DPRD Kota Semarang dan tiga partai lain. Yakni Partai Gerindra, PKS, dan Partai Demokrat yang mungkin mendapatkan jatah wakil ketua DPRD Kota Semarang. Komposisi ini sama seperti periode dewan yang saat ini masih berjalan.
Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang, Kadarlusman mengatakan, perolehan suara Pemilu 2024 ini sesuai target yang pihaknya rencanakan. Yakni menjadi partai pemenang Pemilu 2024 di ibu Kota Jawa Tengah.
PDIP tetap bisa mempertahankan menjadi pemenang pemilu meski dari segi perolehan kursi mengalami penurunan dari semula 19 menjadi 14 kursi.
“Alhamdulillah target hattrick berhasil kita capai, dengan jumlah perolehan suara sekitar 264 ribu,” sebut Pilus, sapaannya, Rabu 6 Maret 2024.
Kursi Ketua DPRD Kota Semarang
Sesuai aturan yang ada, sambung dia, partai pemenang mendapatkan jatah kursi ketua DPRD Kota Semarang. Namun, dia belum dapat memastikan sosok yang bakal menjadi ketua DPRD.
Melihat dari perolehan suara, Pilus yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Semarang memang mendulang suara terbanyak mencapai 19 ribu lebih suara. Namun, ia tetap menunggu rekomendasi dari DPP atas usulan dari DPC PDIP Kota Semarang.
“Kalau itu (sosok ketua DPRD, Red.) nunggu keputusan partai ya. Yang jelas tinggal nunggu perintah DPP,” ucapnya.
Senada, Ketua Bapilu Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso mengatakan, Partai Gerindra juga tetap menunggu dari DPP.
Prosesnya, nama akan serahkan DPP melalui DPD. Semua kader dari Partai Gerindra yang lolos kursi parlemen memiliki peluang sama menjadi wakil ketua DPRD. Pada Pemilu 2024 ini, Partai Gerindra prediksinya mendapatkan tujuh kursi. Artinya, tujuh caleg terpilih nanti memiliki peluang yang sama. Nanti akan ada evaluasi kinerja tingkat DPC. Sedangjan keputusan berada di DPP.
“Menurut tata tertib dan UU, partai pemenang mendapatkan jatah ketua, dan tahun ini Gerindra mendapatkan jatah wakil ketua,” ucapnya.
Begitu pula PKS, prediksi mendapat jatah wakil ketua DPRD. Hal ini lantaran PKS kemungkinan mendapatkan enam kursi parlemen.
Ketua DPD PKS Kota Semarang, Suharsono mengatakan, hingga saat ini belum ada penetapan calon dari KPU. Pihaknya pun masih menunggu penetapan secara resmi dari KPU. Di sisi lain, pihaknya juga menunggu perintah DPP.
“Kalau yang berpeluang dapat pimpinan DPRD yang menentukan dari pusat. Aturan yang buat pusat. Kami belum dapat surat perintah dari DPP mekanismenya bagaimana,” jelasnya.
Sementara, Ketua DPC Partai Demokrat, Wahyoe LilukWinarto menyampaikan, melihat perhitungan rekapitulasi KPU, jatah pimpinan memang komposisinya sama seperti periode saat ini berjalan. Antara lain, Partai Demokrat yang prediksinya mendapatkan jatah wakil ketua DPRD.
Hanya saja, pihaknya mengaku belum ada nama siapa calon yang akan duduk sebagai wakil ketua DPRD dari Partai Demokrat. Kewenangan itu berada di DPP.
“Dari rapat rakerda, kalau ketua DPC mencalonkan diri, partai dapat jatah pimpinan itu memang ketua DPC yang jadi pimpinan. Tapi, Kami tetap meminta persetujuan dari DPP. Kami serahkan ke DPP,” jelasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah




