SEMARANG, beritajateng.tv – Beberapa terakhir ini ramai di media sosial terkait pemadaman listrik bergilir yang terjadi di beberapa wilayah. Bahkan salah satu informasi dengan mengatasnamakan PLN menyebutkan bahwa akan terjadi pemadaman total selama 3 hari.
Pemadaman tersebut berlangsung di pulau Jawa dan Bali secara nonstop. Informasi ini tentu saja memancing banyak komentar warganet karena terkesan tidak memikirkan kehidupan masyarakat khususnya kalangan bawah.
Dalam unggahan yang beredar di sosial media menyebutkan pemadaman tersebut akan berlangsung mulai tanggal 22 Juni hingga 25 Juni. Dalam hal ini, masyarakat dihimbau untuk menyiapkan berbagai macam alat bantu seperti genset, power bank dan lainnya.
BACA JUGA: Cara Cek Jadwal Pemadaman Listrik PLN dan Ajukan Pengaduan Online
Lalu apakah informasi tersebut benar adanya? yuk simak berikut bagaimana informasi sebenarnya yang telah PLN klarifikasi secara resmi.
Pemadaman Listrik
Pihak PT PLN (Persero) kini memberikan tanggapan langsung atas informasi yang telah beredar di sosial media khususnya pemadaman yang akan berlangsung selama 3 hari lamanya.
Dalam klarifikasinya menyebutkan bahwa kabar mengenai pemadaman tersebut adalah hoax (tidak benar). Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu terpancing atas informasi yang belum jelas adanya apalagi hanya beredar di sosial media.
Gregorius Adi Trianto selaku Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Parsero) menegaskan bahwa informasi tersebut juga bukan dari pihak PLN.
Maka dari itu, penting sekali untuk tidak memperluas penyebaran informasi palsu yang dapat meresahkan masyarakat dan menimbulkan kekacauan.
BACA JUGA: Pemadaman Listrik Bergilir Bikin Heboh Warganet di Medsos, PLN Buka Suara
Namun untuk mengantisipasi apabila berita di atas benar adanya, berikut ini beberapa tips untuk menghadapi pemadaman listrik dalam jangka waktu yang lama.
Pertama adalah manajemen makanan dan pendingin harus benar-benar bisa terukur. Sepertihalnya stok makanan instan sehingga tidak memerlukan proses masak yang lama apabila dalam situasi darurat.





