SEMARANG, beritajateng.tv – Keluhan mengenai pemadaman listrik bergilir ramai disampaikan warganet di media sosial. Sejumlah laporan datang dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di mana warga mengaku terdampak pemadaman yang ternilai terjadi tanpa pemberitahuan yang jelas.
Salah satu dari akun X @atokdalangs4, yang menyoroti minimnya informasi dari PLN terkait jadwal pemadaman listrik.
“PLN Jogja apa nggak malu, warga sampe cari-cari tempat yang ga mati listrik. Saking kalian ga jelas info pemadamannya. Warga sampe takut job di-cancel, atau gagal interview gara-gara pas interview mati listrik. Orang yg bikin kue sampe gojak gajek mau produksi karena takut udah nyiapin adonan, listrik padam,” tulisnya.
Pemilik akun tersebut juga meminta PLN memberikan informasi jadwal pemadaman agar masyarakat dapat mempersiapkan aktivitas mereka.
“Minimal banget diinfooooo. Kayak nggak punya teknologi canggih aja,” sambungnya.
BACA JUGA: Jadwal Pemadaman Listrik Sleman 11 April 2026, PLN Pelihara Jaringan di Wilayah Ini
Keluhan serupa juga akun X @balaqaba sampaika, yang mengaku mengalami pemadaman listrik di beberapa daerah dalam tiga hari terakhir.
“Suka duka @_pln_id & saya 3 hari ini: Lusa kemarin, di Jogja, lampu mati, okedeh besok aja kerjanya di Jateng sekalian balik. Kemarin, di Jateng, mati okedeh besok aja kerjanya adem-adem di Tawangmangu. Hari ini, di Tawangmangu, baru 30 menit kerja, MATI LAGI,” tulisnya pada Jumat, 19 Juni 2026.
Tak hanya di X, kolom komentar akun Instagram PLN Jogja juga banjir keluhan masyarakat. Mereka meminta adanya pemberitahuan secara real time terkait jadwal pemadaman agar aktivitas perkantoran maupun usaha tidak terganggu.
“Tolong informasikan pemadamannya yang real time min, supaya perkantoran bisa siap-siap jika ada pemadaman di daerah kantor. Ini tidak ada informasi pemeliharaan/pemadaman tapi listrik mati,” tulis salah satu warganet.
Warganet lainnya mengaku mengalami pemadaman hingga berjam-jam dan mempertanyakan efektivitas perbaikan yang PLN lakukan. Ada pula yang menyoroti tidak adanya pembaruan jadwal pemadaman melalui media sosial resmi.
Menanggapi keluhan tersebut, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN, Gregorius Adi Trianto, menjelaskan bahwa pemadaman listrik bergilir terjadi akibat kendala teknis operasional pembangkit.
BACA JUGA: Pengguna Mobil Listrik Meningkat, PLN Tambah Jumlah SPKLU Sepanjang Jalur Mudik
Menurutnya, terdapat dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak dapat beroperasi sementara. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kemampuan sistem dalam memasok kebutuhan listrik.
“Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan. Sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik,” ujar Gregorius.
PLN menyatakan saat ini tengah melakukan percepatan pemulihan dengan mengoptimalkan pasokan listrik dari pembangkit lain agar sistem kembali normal. (*)





