SEMARANG, beritajateng.tv – Tahun 2024 akan ada banyak film horor Indonesia hadir terinspirasi dari kisah nyata hadir dengan kisah yang penuh tegang. Salah satunya yaitu berjudul Vina Sebelum 7 Hari.
Film ini ternyata sudah berhasil mengundang banyak perhatian warganet. Terlebih lagi film tersebut merupakan sebuah peristiwa nyata yang sempat mengguncang masyarakat Cirebon.
Kali ini rilis teaser poster terbaru dari film tersebut yang menunjukkan bagaimana luka yang telah Vina alami. Sebagaimana kisahnya yang telah kita ketahui bahwasanya Vina merupakan korban dari kebringasan geng motor hingga menyebabkan ia meninggal.
Dalam poster tersebut menunjukkan bagaimana luka yang ada pada tangan Vina. Terlihat luka tersebut sangatlah parah hingga menyebabkan tangan Vina patah.
Tapi tahukah kamu bahwa ada banyak luka yang lebih para Vina alami akibat geng motor tersebut. Berikut ini terungkap kisah dibalik film Vina Sebelum 7 Hari.
Vina Sebelum 7 Hari
Kisah tersebut bermula dari adanya pembunuhan Vina bersama kekasinya yaitu Eki. Pembunuhan tersebut terjadi oleh sekolompok anggota geng motor di Cirebon.
BACA JUGA: Segera Tayang di Bioskop ‘Vina Sebelum 7 Hari’, Berikut Sinopsisnya
Keluarga korban menganggap bahwa kematian kedua individu tersebut lantaran insiden tabrak lari. Namun, fakta ini terbongkar ketika LN, sahabat Vina, mengalami kesurupan dan dengan cara yang misterius menceritakan secara kronologis bagaimana pembunuhan itu terjadi.
Menurut laporan dari Radar Cirebon, pada hari keenam setelah pemakaman Vina, keluarga dari sahabat Vina menghubungi keluarga korban. LN, teman dekat Vina, dalam keadaan kesurupan, menjelaskan secara rinci kejadian tragis yang menimpa Vina dan Eki.
Wasnadi, ayah dari Vina, terkejut mendengar cerita dari LN dan mengonfirmasi bahwa Vina memang merasuki anak sahabatnya tersebut. Saat mengalami kesurupan, LN mengisahkan bahwa Vina dan Eki dilempari batu oleh sekelompok pelaku di Jalan Perjuangan, Kota Cirebon.
BACA JUGA: Terungkap! Begini Kisah Nyata di Balik Film Vina Sebelum 7 Hari yang Segera Tayang di Bioskop
Pengejaran dengan sepeda motor berakhir dengan tragedi di jalan layang Talun, di mana kedua korban mengalami penyiksaan menggunakan bambu.
Para pelaku bahkan melakukan pemerkosaan terhadap Vina secara bergantian, sebelum akhirnya membawa keduanya ke Jalan Perjuangan untuk menerima perlakuan kejam yang berujung pada kematian mereka.
Rekaman selama tujuh menit yang terungkap oleh LN memberikan gambaran tentang kekejaman yang Vina dan Eki alami. Akhirnya, keduanya ditemukan di jalan layang Talun, disusun sedemikian rupa agar terlihat seperti kecelakaan lalu lintas.
Film ini hadir sebagai bentuk penghormatan atas peristiwa yang Vina alami dan berharap tidak ada korban lagi. (*)





