Kesehatan

Rumah Sehat Gratis Hadir di Semarang, Warga Bisa Berobat Tanpa Dipungut Biaya

×

Rumah Sehat Gratis Hadir di Semarang, Warga Bisa Berobat Tanpa Dipungut Biaya

Sebarkan artikel ini
Rumah Sehat Gratis Berlokasi di Pedurungan, Semarang.
Rumah Sehat Gratis Berlokasi di Pedurungan, Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Upaya membuka akses layanan kesehatan yang terjangkau terus berkembang di Kota Semarang. Sebuah inisiatif baru lahir di wilayah Pedurungan, Semarang Timur, melalui hadirnya Rumah Sehat Aspirasi Warga yang resmi mulai melayani masyarakat pada Sabtu malam, 15 November 2025.

Rumah Sehat yang berada di Jalan Panda Tengah, Palebon, ini memanfaatkan rumah milik Rahmulyo Adi Wibowo, Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang.

Ia berkolaborasi dengan Karang Taruna Kota Semarang untuk menyediakan ruang pemeriksaan kesehatan yang dapat dengan gratis warga akses.

Inisiatif ini tumbuh dari rangkaian program pengobatan gratis yang selama ini rutin komunitas Mik Semar gelar bersama Karang Taruna.

Melihat antusiasme warga dan kebutuhan layanan kesehatan yang konsisten, mereka sepakat menghadirkan lokasi permanen agar masyarakat tidak perlu menunggu kegiatan bakti sosial berikutnya.

“Awalnya ini dari kegiatan pengobatan gratis yang kami gelar di berbagai wilayah. Lalu teman-teman Karang Taruna mendorong supaya bikin tempat tetap. Dan akhirnya terbentuklah Rumah Sehat ini,” ujar Rahmulyo, Minggu, 23 November 2025.

BACA JUGA: Pemerintah Alokasikan Rp244 Triliun untuk Kesehatan Rakyat, Dari JKN hingga CKG

Rumah Sehat Aspirasi Warga menyediakan layanan pemeriksaan untuk berbagai keluhan umum seperti batuk, demam, hipertensi, kolesterol, hingga gula darah. Seluruh layanan dan obat pihaknya berikan secara cuma-cuma tanpa syarat administrasi.

“Siapa saja boleh datang. Kami tidak menanyakan KTP. Orang sakit itu tidak mengenal identitas, jadi semua warga dipersilakan memeriksakan diri di sini,” kata Rahmulyo.

Setiap hari, satu dokter hadir melayani masyarakat mulai Senin sampai Sabtu pada pukul 13.00 hingga 20.00 WIB.

Rumah Sehat ini juga di dukung perawat dan apoteker yang siap membantu kebutuhan pasien. Meski begitu, mereka tidak menangani kondisi gawat darurat dan tidak mengeluarkan surat rujukan ke rumah sakit.

“Jika situasinya sudah darurat, kami belum bisa menangani. Fasilitas ini lebih untuk layanan kesehatan dasar,” jelasnya.

Tak hanya kesehatan, Rumah Sehat Aspirasi Warga juga membuka layanan bantuan hukum gratis bagi masyarakat. Layanan ini sebagai bentuk dukungan tambahan bagi warga yang membutuhkan pendampingan dalam permasalahan hukum.

“Ini bagian dari upaya membantu siapa saja yang memerlukan konsultasi atau dukungan hukum,” tambah Rahmulyo.

Selama beroperasi, warga dari berbagai latar belakang datang silih berganti, terutama pada sore hingga malam hari setelah menyelesaikan aktivitas harian. Ada yang datang dengan sepeda, motor, atau hanya berjalan kaki.

“Kami melayani siapa saja. Tujuannya agar masyarakat memiliki tempat untuk berobat meski sedang tidak punya uang,” tutup Rahmulyo. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp