HeadlineJateng

Sampah dan Masalah Pompa Air Masih Jadi Problem Pemicu Banjir di Kota Semarang

×

Sampah dan Masalah Pompa Air Masih Jadi Problem Pemicu Banjir di Kota Semarang

Sebarkan artikel ini
Pompa Air Banjir Kota Semarang
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) meninjau Pompa Air antisipasi Banjir di Kota Semarang, Selasa (2 Januari 2023). (Ellya/beritajateng.tv)

“Kedua permasalah sangat klasik, masalah pompa dan sampah. Jadi pompa ini dari sejak 2014 bantuan BBWS, karena ini airnya menuju ke Banjir Kanal Barat. Sehingga kita upayakan bisa minta dulu kepada Menteri PUPR. Karena memang dulu bangunannya dari Pemkot Semarang mesinnya BBWS atau PUPR. Dan ini sedang kita upayakan, tapi kalau tidak bisa kita beli satu dulu. Karena ini kapasitasnya dua pompa 2000 liter,” bebernya.

Di sisi lain, Mbak Ita mengaku pengendalian banjir di Kota Semarang masih terkendala dengan permasalahan sedimentasi. Seperti di Banjir Kanal Barat (BKB), endapan material susah terkendali.

“Air laut sedang pasang, jadi air lari ke daratan sehingga ini yang juga menjadi satu kendala. Kenapa air balik muter lagi, karena yang di wilayah Banjir Kanal Barat ini sedimennya sudah kayak daratan. Sehingga yang harusnya air masuk ke sungai, balik lagi ke rumah pompa lagi. Mungkin juga harus kita kordinasikan dengan BBWS atau PUPR,” imbuhnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp