Jateng

Sampah TPS Pasar Jangli Menggunung, Warga Minta Pemkot Semarang Segera Atasi

×

Sampah TPS Pasar Jangli Menggunung, Warga Minta Pemkot Semarang Segera Atasi

Sebarkan artikel ini
Sampah TPS Pasar Jangli Menggunung, Warga Minta Pemkot Semarang Segera Atasi
Ilustrasi sampah botol plastik. (Foto: Freepik)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua Paguyuban Jangli Bersatu, Agung Sasminto menyatakan keprihatinannya atas membludaknya sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Jangli, Kota Semarang.

Pasalnya, sampah yang berada di TPS pasar Jangan membludak hingga ke tengah jalan, dan menyebabkan kemacetan di jalan tersebut.

Bukan hanya membuat macet jalanan saja. Namun bau yang tak sedap ini sangat menggangu warga masyarakat dan pedagang sekitar yang berada di lingkungan Jangli Raya tersebut.

BACA JUGA: Dewan Minta Pelaku Buang Sampah Sembarangan Dapat Sanksi Tegas

“Sampah dari beberapa wilayah di luar Karanganyar Gunung menumpuk di TPS Pasar Jangli. Warga sudah mengeluhkan bau sampah sejak lama. Apalagi di musim hujan, air sampah mengalir ke halaman rumah yang berada di bawah TPS Pasar Jangli,” kata Agung di sela-sela kegiatan Resik-Resik Pasar Jangli dan Rintisan Desa Wisata (RDW) Kelurahan Karanganyar Gunung, Kota Semarang.

Sampah telah menumpuk sejak Minggu pagi pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Hal ini tampak saat kegiatan resik resik Pasar Jangli yang melibatkan Linmas, Polsek, Koramil, Batalyon Arhanud dan warga sekitar.

Kegiatan resik-resik ini untuk membersihan lingkungan pasar yang setiap harinya bermasalah dengan adanya sampah di TPS Pasar Jangli yang sangat mengganggu warga dan pengguna jalan. Ia berharap pejabat terkait bisa melihat langsung situasi TPS Pasar Jangli saat ini.

Agus Andi Wibowo, ketua kegiatan resik resik Pasar Jangli sekaligus sekretaris RW. 06 di wilayah setempat menyebut, sampah yang menggunung dan bau tak sedap menjadi pemandangan setiap pagi.

“Dengan kondisi seperti ini tiap pagi, risiko buat pengguna jalan sangat tinggi. Potensi terjadi kecelakaan warga yang membuang sampah, dan motor ataupun mobil yang berlalu lalang. Bisa setiap saat terjadi kecelakaan karena luberan sampah yang sudah tidak tercover TPS ini,” ungkap Andi.