Kesehatan

SAR Semarang Bekali Komunitas Ojol Tunarungu Ilmu Pertolongan Pertama

×

SAR Semarang Bekali Komunitas Ojol Tunarungu Ilmu Pertolongan Pertama

Sebarkan artikel ini
SAR Semarang Bekali Komunitas Ojol Tunarungu Ilmu Pertolongan Pertama
Salah satu anggota komunitas Ojol tunarungu mempraktikkan CPR bantuan hidup dasar di Kantor SAR semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kantor SAR Semarang memberi pelatihan pertolongan pertama dan bantuan hidup dasar kepada Komunitas Tunarungu Ojek Online Semarang (KOTUROS).

Pelatihan keselamatan dan pertolongan pertama ini mengingat aktivitas para Ojol banyak berada di Jalan.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono mengatakan Koturos datang ke Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Semarang belajar mengenai pertolongan pertama.

BACA JUGA: Edukasi Bantuan Hidup Dasar Hingga Jalan Sehat di HUT Ke-32 RSUD KRMT Wongsonegoro

Dengan tetap mengenakan atributnya dan dengan bantuan penerjemah dari KOTUROS. Para peserta mencermati secara saksama materi-materi mengenai teori bantuan hidup dasar dengan menggunakan bahasa isyarat.

“Terdapat sekitar 20 peserta yang ikut dalam kegiatan edukasi. Selain mengenai teori bantuan dasar, para peserta juga di tuntun untuk mempraktikkan resusi jantung paru,” ujar Budiono, Kamis, 1 Mei 2025.

Bantuan Hidup Dasar atau Basic Life Support merupakan suatu tindakan penanganan dasar untuk menyelamatkan nyawa ketika terjadi henti jantung. Dalam keadaan henti jantung, ketepatan waktu adalah penentu keberhasilan penyelamatan.

“Pemahaman mengenai bantuan hidup dasar tentunya akan menjadi sangat penting mengingat keadaan bahaya dapat terjadi di mana saja. Kami rasa siapa pun perlu memiliki ilmu mengenai hal ini,” ucap Budiono.

Antusiasme para peserta semakin memuncak saat memasuki sesi tanya jawab. Sejumlah pertanyaan kemudian diutarakan kepada pemateri.

Namun, terlepas dari antusiasme yang ada, kegiatan tetap dihiasi oleh canda tawa. Sesekali para peserta melemparkan lelucon-lelucon ringan; membuat suasana di ruang rapat Kantor SAR Semarang menjadi begitu hangat.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para pelaksana kegiatan. Tentunya harapan kami adalah agar edukasi ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat bilamana dibutuhkan di kemudian hari,” pungkas Budiono. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp