BLORA, beritajateng.tv – SMP Kristen Blora, sebuah sekolah menengah pertama swasta di Blora, Jawa Tengah, menghadapi tantangan besar dalam penerimaan siswa baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2024-2025.
Hingga batas akhir pendaftaran pada 12 Juni lalu, pihak sekolah sama sekali tidak menerima satu pun calon siswa baru.
“Kami sangat menyesalkan minat yang sangat rendah dari calon siswa untuk mendaftar. Kami terpaksa harus memperpanjang pelaksanaan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) di SMP Kristen Blora tahun ini hingga tahun ajaran baru. Terus berupaya mencari siswa baru,” ujar Kustiyah, Kepala Sekolah SMP Kristen Blora.
BACA JUGA: Disdik Lakukan Evaluasi Pasca Viralnya Dugaan Piagam Palsu Saat PPDB SMA di Semarang
Kustiyah menjelaskan bahwa sepinya pendaftar karena beberapa faktor. Misalnya sedikitnya jumlah lulusan sekolah dasar di wilayah tersebut serta kecenderungan orang tua yang lebih memilih untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke pondok pesantren.
Untuk mengatasi tantangan ini, pihak sekolah tidak hanya memperpanjang masa PPDB, tetapi juga berupaya mencari siswa baru hingga ke luar Jawa.
“Hal ini rutin kami lakukan setiap tahun, agar dapat memenuhi kuota siswa baru di SMP Kristen Blora,” tambah Kustiyah.
Situasi ini mencerminkan tantangan yang sekolah swasta hadapi di daerah, khususnya dalam menarik minat calon siswa di tengah persaingan dengan opsi-opsi pendidikan lainnya yang tersedia.
Pihak sekolah berharap dapat segera menemukan solusi untuk memastikan kelangsungan pembelajaran di SMP Kristen Blora pada tahun ajaran mendatang. (*).
Editor: Andi Naga Wulan





