Jateng

Sumur Mengering, Warga Blora Harus Bolak-balik 4 Kali Sehari Cari Air Bersih

×

Sumur Mengering, Warga Blora Harus Bolak-balik 4 Kali Sehari Cari Air Bersih

Sebarkan artikel ini
kekeringan blora
Warga Desa Tawangrejo, Tunjungan, Blora sedang antri air bersih di sumur sawah. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Krisis air bersih mulai dirasakan warga Dukuh Brumbung, Desa Tawangrejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Sejak awal Juli 2026, warga harus berjibaku mencari air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut terjadi setelah sejumlah sumur di sekitar permukiman mulai mengering akibat kemarau.

Ironisnya, hingga kini warga mengaku belum mendapatkan bantuan distribusi air bersih dari Pemerintah Kabupaten Blora maupun pihak swasta.

Warga pun kini mengandalkan satu titik sumur yang masih memiliki sumber air. Untuk mendapatkan air, mereka harus antre secara bergantian.

Dalam sehari, warga bahkan bisa bolak-balik hingga empat kali untuk mengambil air. Setiap perjalanan, mereka membawa sekitar tiga jeriken.

BACA JUGA: Kemarau Panjang 3 Bulan, Warga Blora Serbu Bantuan Air Bersih

Air yang diperoleh dari sumur tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi, mencuci, memasak hingga memberi minum ternak.

“Kami sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau untuk minum, kami terpaksa membeli air isi ulang dari toko sekitar,” ujar Hartutik, salah seorang warga.

Krisis air semakin terasa karena Desa Tawangrejo belum memiliki tempat penampungan air bersih maupun fasilitas Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Warga juga mengaku belum pernah menerima bantuan penyaluran air bersih sejak mengalami kekeringan.

Satu-satunya sumur yang masih mengeluarkan air kini menjadi tumpuan warga satu dukuh. Setiap hari, mereka rela mengantre untuk mengisi jeriken dan membawa pulang air tersebut.

Kondisi ini membuat aktivitas warga ikut terganggu. Mereka harus menyisihkan waktu dan tenaga hanya untuk mendapatkan air yang menjadi kebutuhan dasar.

BACA JUGA: Sambut HUT ke-81 RI, Polsek Ngawen Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga Blora

Warga berharap pemerintah segera turun tangan dengan menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah mereka.

Selain bantuan darurat, warga juga berharap pemerintah menyiapkan solusi jangka panjang agar persoalan kekeringan tidak terus berulang setiap musim kemarau.

Bagi warga Dukuh Brumbung, air bersih kini bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan perjuangan sehari-hari untuk bertahan di tengah kemarau. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp