SEMARANG, beritajateng.tv – Sobari Herdiana kembali membuktikan dominasinya di ajang lari lintas alam. Pelari asal Bandung ini menaklukkan jalur menantang dalam ajang The Wujil Semarang Mountain Race (SMR) 2025 dan meraih juara pertama kategori 50K Putra.
Sobari mencatatkan waktu 8 jam 24 menit untuk menyelesaikan lintasan ekstrem di kawasan Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang.
Ia mengungguli Arief Wismoyono yang berada di posisi kedua dan Taofik Hidayat di posisi ketiga. Sobari sempat mengakui masih belum puas dengan hasil lombanya kali ini.
BACA JUGA: Tren Fotografer Olahraga di GOR TLJ Semarang: Ada Sejak Tahun 2016
“Lintasan SMR 2025 jauh lebih menantang dari event lain yang pernah saya ikuti,” ujarnya, Minggu, 13 April 2025, seusai perlombaan.
Menurutnya, persiapan matang sejak sebelum Ramadan menjadi kunci sukses meraih kemenangan. Trek yang ia sebut “brutal” itu cukup menguji fisik dan mentalnya, namun tetap sesuai dengan target latihan yang telah ia susun.
Rekam jejak Sobari Herdiana di dunia lari
Rekam jejak Sobari dalam dunia lari trail run pun telah moncer. Tahun lalu, ia juga menguasai podium utama pada Trail of The King (ToTK) Zero Edition di Danau Toba.
Konsistensinya di lintasan jarak jauh makin mengukuhkan namanya sebagai salah satu pelari terbaik di Indonesia.
The Wujil SMR 2025 bukan sekadar lomba biasa. Ajang ini menjadi pembuktian bagi 1.300 pelari dari berbagai daerah yang ingin menantang diri mereka. Kompetisi berlangsung sejak 11 hingga 13 April 2025.
Peserta terbagi dalam empat kategori. Kategori 50K diikuti 99 pelari, 27K diikuti 370 pelari, 15K diikuti 490 pelari, dan 7K diikuti 331 pelari.
BACA JUGA: Sembilan Ribu Pelari Meriahkan Megawati Run di Semarang, Hujan Bukan Halangan
Lomba kategori 50K dilepas pada Sabtu, 12 April 2025 pukul 22.00 WIB dari kawasan The Wujil Resort & Convention, Bergas.





