Pendidikan

Tampil di Teater Oudetrap, Ini Cara SMK Muhammadiyah 1 Semarang Latih Kepercayaan Diri Siswa

×

Tampil di Teater Oudetrap, Ini Cara SMK Muhammadiyah 1 Semarang Latih Kepercayaan Diri Siswa

Sebarkan artikel ini
Seni Budaya Nusantara di Teater Oudetrap, Kota Lama Semarang
Sejumlah siswa-siswi saat tampil dalam Pagelaran Seni Budaya Nusantara di Teater Oudetrap, Kota Lama Semarang, Jumat, 8 Maret 2024 sore. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Para siswa dan siswi SMK Muhammadiyah 1 Semarang menggelar Pagelaran Seni Budaya Nusantara di Teater Oudetrap, Kota Lama Semarang, Jumat, 8 Maret 2024 sore.

Dalam kegiatan ini, para siswa-siswi khususnya kelas 12 SMK Muhammadiyah 1 Semarang secara bergantian menampilkan berbagai pertunjukkan budaya. Mulai dari tari tradisional, drama sendratari, hingga kuda lumping.

Wakil Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Semarang bidang Kurikulum, Dwi Kartika menjelaskan, kegiatan hari ini adalah rangkaian ujian sekolah siswa-siswi kelas 12 yang dikemas melalui Pagelaran Seni Budaya Nusantara.

“Pagelaran ini memberikan fasilitas kepada siswa sesuai bakat dan passion mereka, ada yang menari ada yang menyanyi,” katanya kepada beritajateng.tv di sela kegiatan.

BACA JUGA: Terhipnotis, Ini Serunya Ratusan Anak PAUD Ikuti Acara ‘Mendongeng Bersama Bunda’ di Blora

Dwi menambahkan, kegiatan ini melibatkan 97 siswa yang terbagi ke dalam 20 kelompok. Lokasi yang berada di Teater Oudetrap juga tanpa alasan.

Menurut Dwi, Teater Oudetrap merupakan lokasi yang strategis untuk mengenalkan SMK Muhammadiyah 1 Semarang kepada masyarakat. Selain itu juga bisa melatih mental dan percaya diri siswa.

“Anak-anak bukan anak sanggar, mereka tidak pernah ikut sanggar menari, tapi belajar otodidak sendiri dan dibantu oleh guru kesenian, Alhamdulillah bisa membarikan penampilan yang terbaik,” ucapnya.

Bebaskan minat dan bakat siswa

Selain itu, Dwi menyebut jika adanya kegiatan ini selain sebagai syarat kelulusan, namun juga dapat menambah wawasan siswa dalam bidang seni pertunjukkan. Terlebih, hal ini juga termasuk dalam pelajaran di kurikulum merdeka.

“Sesuai dengan kurikulum merdeka. Yaitu sekolah membebaskan siswa untuk mengenali, menggali, dan melakukan kegitan sesuai bakat dan minat mereka,” tambah Dwi.

Sementara itu, salah satu siswa, Atika Siska Safitri menjelaskan, dalam mempersiapkan pertunjukkan ini kelompoknya membutuhkan waktu selama 2 bulan. Uniknya, ia dan teman-temannya mengaku belajar secara otodidak dari YouTube.

BACA JUGA: Begini Uniknya SMAN 15 Semarang Rayakan HUT, Wadahi Siswa Cosplay Karakter Game Hingga Film

Namun demikian, ia merasa puas karena kelompoknya telah berhasil tampil secara maksimal.

“Sangat senang dengan penampilan tarian di luar kelas apalagi di Kota Lama. Berkat dukungan para guru kita sengaja dibuatkan momen dan bisa tampil di ruang terbuka publik,” ucap siswa kelas 12 jurusan Akuntasi di SMK Muhammadiyah 1 Semarang. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp