Politik

Tanggapi Keberlanjutan Program Ganjar Pranowo, Hendi: Jika Ada yang Tak Puas, Akan Diperbaiki

×

Tanggapi Keberlanjutan Program Ganjar Pranowo, Hendi: Jika Ada yang Tak Puas, Akan Diperbaiki

Sebarkan artikel ini
Program Hendi
Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah nomor urut 1, Hendrar Prihadi alias Hendi, saat dijumpai di halaman Kantor KPU Jawa Tengah, Selasa, 24 September 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Tengah nomor urut 1, Hendrar Prihadi alias Hendi, angkat bicara soal keberlanjutan program kerja Gubernur sebelumnya, Ganjar Pranowo.

Hendi mengaku, Ganjar memiliki program yang bagus selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode. Adapun program Ganjar yang ia anggap bagus, akan pihaknya pertahankan.

“Mas Ganjar kan punya program yang bagus, program yang bagus harus kami pertahankan,” ujar Hendi saat dijumpai di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa, 24 September 2024.

BACA JUGA: Ungkap Korelasi Petani dan Kemiskinan, Andika Perkasa: Pekerja Informal, Tak Dianggap Kerja Penuh

Kendati begitu, tak seluruh program Ganjar Pranowo akan ia lanjutkan. Jika ada program Ganjar Pranowo yang tak membuat masyarakat puas, kata Hendi, akan dilakukan perbaikan atas program tersebut.

“Jika nanti dalam perkembangan ada yang kira-kira gak puas dengan situasi terkini, pasti kita diskusi juga untuk membangun perbaikan,” sambung Hendi.

Hendi: Program bilas daerah di Jawa Tengah dengan Ketua DPRD dari PDIP

Dalam kesempatan itu, Hendi turut membeberkan pembagian waktu kampanyenya bersama Andika Perkasa.

“Jawa Tengah itu luas, kabupatennya luas. Ada hari-hari harus terpisah, mungkin satu dua hari kita bersama, ada event yang kita bisa datang berdua,” ucap Hendi.

Untuk kabupaten/kota di Jawa Tengah yang mana PDIP punya kursi sebagai Ketua DPRD, kata Hendi, akan pihaknya bilas sampai habis. Baginya, wilayah itu bak potensi untuk mendulang suara.

“Yang pasti, yang kami punya daerah ada Ketua DPRD, kami bilas. Kami sampaikan misi, rekomendasi partai seperti ini,” terang Hendi.

BACA JUGA: Honor Capai Rp800 Ribu, Ini Syarat dan Berkas Pendaftaran Pengawas TPS Pilkada di Jawa Tengah

Pihaknya pun menegaskan optimismenya bahwa Jawa Tengah mampu mempertahankan statusnya sebagai kandang banteng.

“Optimis menjaga ‘kandang banteng’. Saya pasti di Jateng, mau di Semarang, itu kan tetap di Jateng. Saya sudah cuti dari LKPP,” tegas dia.

Lebih lanjut, Hendi turut membeberkan hasil Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) yang ia bersama Andika Perkasa lakukan dua minggu terakhir.

“[Hasil Rakercabsus] spirit untuk berkompetisi dari teman-teman partai, termasuk Kota Semarang. Konsolidasi kemarin hasilnya baik,” tandas Hendi.

Tiga pilar persoalan di Jawa Tengah

Kabar sebelumnya, tiga pilar yang harus tuntas di Jawa Tengah, meliputi pengentasan kemiskinan sekaigus ketersediaan lapangan kerja, pendidikan, dan kesehatan, menjadi sasaran pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Andika Perkasa–Hendrar Prihadi.

Hal itu terungkap oleh calon Gubernur (Cagub) Jawa Tengah, Jenderal (Purn) Andika Perkasa, saat beritajateng.tv jumpai di halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Selasa, 24 September 2024.

Menurutnya, kemiskinan berdampak pada sektor lainnya. Itu menjadi alasan mengapa pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah menjadi sasaran utama pada programnya jika menjabat sebagai Gubernur nantinya.

BACA JUGA: Tim Andika-Hendi Protes Banyaknya TPS Loksus, Ini Tanggapan KPU

Andika menyebut, kondisi petani di Jawa Tengah juga tak terlepas dari masalah kemiskinan dan juga pengangguran. Pihaknya pun membeberkan alasannya.

“Utamanya itu [kemiskinan]. Tetapi kemiskinan dan pengangguran juga melibatkan berbagai sektor pekerjaan, dari petani misalnya. Petani lebih banyak pekerja informal, ada anggapan mereka tidak bekerja penuh. Itu juga kan salah satu target, ini akan berkaitan kemana-mana, jadi itu jadi fokus utama,” terang Andika.

Selain itu, stunting yang menjadi masalah menahun di Jawa Tengah juga masuk dalam program yang ia sebut “Wareg”.

“Itu juga [stunting], masuk program ‘Wareg’,” jelasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp