SEMARANG, beritajateng.tv – Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, akhirnya angkat bicara terkait kasus piagam palsu pada PPDB SMA/SMK Negeri 2024.
Hal itu ia sampaikan saat ditemui usai acara Rapat Koordinasi (Rakor) Desk Pilkada dan Kondusivitas Wilayah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa, 9 Juli 2024 sore.
Nana kemudian mencari keberadaan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah, Uswatun Hasanah, dalam acara tersebut.
Sayangnya, Uswatun tak hadir dalam kegiatan soal Pilkada.
“Soal piagam palsu, ya? Mana Ibu [Uswatun Hasanah] ini?” jawab Nana singkat sambil menoleh kanan-kiri.
Tak menjumpai Uswatun, Nana Sudjana langsung menjawab akan merilis hal itu besok.
“Itu baru saya rilis besok, ya. Nanti kita undang [awak media],” aku Nana.
BACA JUGA: Waduh! Dinas Pendidikan Kota Semarang Anulir 180 Piagam Internasional di PPDB 2024, Ini Sebabnya
Respons singkat Nana Sudjana terkait kasus piagam prestasi palsu
Lebih lanjut, Nana memberikan jawaban singkat perihal putusan akhir piagam palsu tersebut.
Nana menyebut kasus itu sudah mengarah. Apakah mengarah pada hasil, tak ada yang bisa memastikan.
“Sudah mengarah sebenernya,” ujar Nana singkat.
Menurut kabar sebelumnya, Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, juga mengaku belum mengetahui hasil putusan atas kasus piagam palsu tersebut.
Atas pemalsuan piagam marching band tingkat internasional oleh SMPN 1 Semarang, Sumarno tak banyak bicara.
“Saya belum [dapat hasilnya], saya lagi koordinasi,” klaim Sumarno, Senin, 8 Juli 2024.
Ia pun hanya bisa mengimbau agar masyarakat, utamanya orang tua calon siswa, menggunakan cara bersih untuk masuk SMA/SMK Negeri.
“Kalau memang tidak memenuhi syarat, kita harus legowo. Memang kondisinya seperti itu,” tandasnya.
BACA JUGA: Calon Siswa Berpiagam Prestasi Internasional Gagal PPDB, Ombudsman Jawa Tengah Telusuri Laporan





