SEMARANG, beritajateng.tv – Saat banyak coffee shop bermunculan di Semarang, Cha Guan Tea House muncul sebagai pilihan yang menyegarkan bagi para pecinta teh dan juga kaum muda yang gemar nongkrong. Yang menarik, Cha Guan Tea House memberikan pengalaman minum teh herbal yang menawarkan beragam manfaat kesehatan.
Baru saja meresmikan pembukaannya pada 17 September lalu, Cha Guan Tea House yang berlokasi di Jalan Pringgading Nomor 11b, Brumbungan, Kecamatan Semarang Tengah, Semarang itu mengusung konsep khas Tiongkok dengan sentuhan modern.
Saat memasuki area kedai, misalnya, pengunjung akan disambut oleh minibar, tempat ‘barista’ nantinya meracik pesanan teh. Untuk tempatnya memang tidak terlalu luas, lantai satu hanya terdapat dua meja untuk pengunjung.
Namun, jangan khawatir, karena kedai teh tersebut menyediakan lantai dua yang lebih lega dengan beberapa pasang meja dan kursi, menciptakan kesan nyaman untuk betah berlama-lama di kedai teh ini.
Tanto Nugroho, pemilik Cha Guan Tea House, mengatakan tujuannya mendirikan kedai teh ini adalah untuk mengenalkan tradisi ngeteh kepada masyarakat luas. Khususnya, teh organik yang memiliki berbagai manfaat kesehatan.
Arti Cha Guan Tea House
Adapun Tanto menjelaskan, dalam bahasa China, cha berarti teh dan guan berarti kedai. Simpelnya, Cha Guan adalah kedai yang secara khusus menyajikan berbagai jenis hidangan berbahan dasar teh.
“Kedai teh ini kami utamakan dengan bahan dasar teh organik, ada teh olong organik, green tea organik, black tea organik, dan fruit tea yang menggunakan bahan dasar teh organik semua. Bahkan considered milk tea atau teh yang dicampur dengan susu kental juga dengan teh organik,” ujar Tanto kepada beritajateng.tv, Rabu, 20 September 2023.
Selain itu, lanjut Tanto, kedai teh miliknya juga menyediakan beberapa jenis teh yang memiliki khasiat untuk kesehatan, yaitu teh organik dicampur rempah-rempah seperti sereh, lemon, bunga telang, teh dari bunga rosela, dan sebagainya.
Khasiatnya pun beragam. Mulai dari melancarkan pencernaan, mencegah masuk angin, membantu menjernihkan mata, hingga menghambat penuaan dini.
“Semuanya bertujuan untuk kesehatan karena kami menggunakan teh organik,” imbuhnya.
Sebelum merintis Cha Guan Tea House, Tanto lebih dulu sukses dengan Es Teh Gantung khas Pekalongan. Saat ini, Es Teh Gantung Pekalongan milik Tanto bahkan telah memiliki beberapa franchise yang tersebar di berbagai daerah.
BACA JUGA: Segarnya Es Dawet Durian Pak Dono, Kuliner di Semarang yang Berusia 30 Tahun
Kenalkan tradisi ngeteh khususnya teh organik
Jika berbicara tentang teh, tradisi khas barat seperti Afternoon Tea atau High Tea terkenal lekat dalam budaya Inggris. Untuk Indonesia sendiri, Tanto menyebut bahwa tradisi ngeteh belum sekental di negeri barat.
Lebih lanjut, Tanto menjelaskan bahwa tradisi ngeteh sebenarnya berawal dari Tiongkok. Tak heran jika akhirnya Tanto menghias dinding kedainya dengan beberapa kutipan yang tertulis dalam aksara Cina.
“Setiap hari minum teh yang berkualitas, akan mengenal kualitas teh. Setiap tahun minum teh berkualitas, akan kangen rasanya teh,” ucap Tanto saat mengartikan tulisan pada hiasan dinding.
Untuk menu teh, Cha Guan Tea House menyediakan berbagai varian teh mulai dari oolong tea original, green tea, black tea, fruit tea, condensed milk tea, hingga berbagai jenis oolong health tea. Terkait harga sangat terjangkau, mulai dari Rp18 ribu hingga Rp25 ribu saja.
Sedangkan untuk menu pelengkap, kedai teh ini juga menyediakan menu pendamping berupa camilan lokal seperti risoles, dimsum, hingga siomay. Cha Guan Tea House buka setiap hari pukul 08.30 sampai pukul 21.00 WIB. Ayo datang dan cicipi tehnya! (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





