SEMARANG, beritajateng.tv – Dianggap sebagai gebrakan baru kampanye dalam sejarah Pemilu, live TikTok hingga akun media sosial X dengan username @aniesbubble dipastikan terjadi di luar rencana Timnas Pemenangan maupun relawan pasangan calon (paslon) Anies – Muhaimin.
Ketua AMIN Muda Jawa Tengah, Naufal Ramadhan, membenarkan hal tersebut. Saat beritajateng.tv hubungi pada Jumat, 5 Desember 2023 siang, pihaknya menegaskan tren yang penggemar K-pop mulai itu murni atau terjadi secara organik.
“Sama sekali tidak ada rencana khusus bagaimana live TikTok itu sampai booming. Pandangan saya, pada dasarnya itu organik dari Pak Anies yang mengisi kekosongan waktu di tengah kesibukannya untuk kemudian bisa menyapa warga khususnya di dunia maya,“ ujar Naufal.
Ia tak menyangka, umpan yang Anies lemparkan itu beroleh respons dan sambutan baik, utamanya di kalangan penggemar K-pop. Menurut pantauan Naufal dari kawan terdekatnya, apa yang Anies lakukan itu terbilang mirip dengan apa yang idol Korea Selatan lakukan di sela-sela kesibukannya.
BACA JUGA: Ganjar Pranowo Mulai Live TikTok, Konsep Lebih Bagus dari Anies?
“Kabarnya memang yang mereka dapatkan dari Pak Anies ini sama seperti artis Korea. Ketika idol lagi sibuk, mereka sempatkan untuk live dan menyapa fansnya, mirip Pak Anieslah. Secara suasana juga mirip karena sama-sama di mobil,” jelas Naufal.
Hal lain yang membuat pihaknya yakin bahwa gerakan ini organik, ujar Naufal, ialah fanbase K-pop baginya merupakan penggemar terbesar se-Indonesia. Cukup sulit dan tak mudah bagi Naufal untuk melakukan mobilisasi penggemar K-pop, apalagi yang tujuannya memilih capres tertentu.
“Makanya, K-Pop ini atau @aniesbubble di Twitter muncul secara organik dan saya bisa konfirmasi itu. Artinya tidak ada sama sekali gerakan, apalagi K-Pop itu fans terbesar di Indonesia, tidak mungkin juga mobilisasi sekian rupa,” bebernya.
Respons tak terduga sewaktu Anies live di TikTok
Tentunya, gebrakan ini menjadi hal yang Timnas Pemenangan AMIN hingga akar relawan sangat syukuri. Terlebih, paslon nomor urut 02 Prabowo-Gibran tampak seolah merajai media sosial, utamanya TikTok. Namun, hanya dengan satu kali live yang Anies lakukan, Naufal merasa respons tak terduga itu bak berkah yang dapat menggenjot pemenangan AMIN menuju RI 1.
“Jelas kami bersyukur, AMIN Muda Jateng menganggap ini adalah hal yang berkah dari langitlah. Sejauh ini kalau di tren sosmed, kami melihat Anies sangat sering unggul di X atau Twitter. Sementara TikTok itu memang sarangnya 02,” jelasnya.
Bahkan, live pertama kali yang Anies lakukan sama sekali tak ada penyampaian visi-misi maupun program kampanye. Obrolan santai yang Anies jalani secara interaktif, dengan menjawab pertanyaan dan keluhan dari pengguna, lanjut Naufal, mampu mengantarkan Anies mendapat julukan ‘father figure’ atau abah.
BACA JUGA: Tren Anies Bubble Geser Gemoy, Berpotensi ‘Curi’ Suara Prabowo-Gibran?
“Live pertama itu di mobil dan ada yang bertanya, kemudian Pak Anies memberi nasehat soal skripsi dan hal lainnya. Banyak yang memanggil Pak Anies sebagai abah. Kami bersyukur Pak Anies bisa melakukan terobosan baru dan itu juga Pak Ganjar dan Pak Mahfud tiru,” ungkapnya.
Menurutnya, tren ini sebagai ruang dialog terbuka yang Anies Baswedan sediakan kepada calon pemilihnya. Bahkan, meskipun tak membicarakan gagasan dalam live-nya, Anies mampu mendapat atensi publik utamanya Gen Z sebagai pengguna media sosial terbesar.
“Pas live ada yang minta rekomendasi buku. Pak Anies menyarankan dan saran itu banyak dikutip di akun medsos yang fokus pada narasi bacaan atau bookclub. Pak Anies juga memberi motivasi untuk yang kesusahan mengerjakan skripsi. Hampir banyak orang menganggap ini abah kita semua, ini kita butuh sosok pemimpin seperti ini di kemudian hari,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi




