SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang menyalurkan bantuan beasiswa ke 530 siswa miskin dari tingkat PAUD hingga SMP se-Kota Semarang. Penyaluran berlangsung secara berkala, salah satunya di Kantor Disdik Kota Semarang, Kamis, 4 Januari 2024.
Kepala Disdik Kota Semarang, Bambang Pramusinto, menjelaskan, bantuan pendidikan kali ini merupakan sumbangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun bantuan pendidikan tersebut menyasar siswa dengan kondisi keluarga miskin, baik miskin ekstrem maupun miskin biasa.
Menurut Bambang, masing-masing siswa akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp250 ribu. Selain itu, pihak OJK juga menggandeng beberapa perbankan dalam penyaluran dana bantuan tersebut.
“Hari ini kita serahkan kepada 30 siswa. Sebelumnya juga sudah 90 siswa, sehingga masih menyisakan sekitar 400 siswa yang belum menerima,” ujar Bambang kepada awak media setelah penyerahan bantuan.
BACA JUGA: Mulai Salurkan Bantuan Meja-Kursi Baru, Dinas Pendidikan Sasar 183 SD Negeri Semarang
Lebih jelas, Bambang menjelaskan jika pendataan siswa penerima bantuan telah berlangsung sejak akhir tahun 2023 melalui DTKS yang telah melewati verifikasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Sosial.
Dengan bantuan ini, Bambang berharap dapat menekan angka siswa yang putus sekolah di Kota Semarang karena alasan ekonomi. Selain itu juga menyukseskan program wajib belajar 12 tahun.
“Harapan kami bantuan pendidikan itu bisa bermanfaat untuk mendukung kegiatan-kegiatan pendidikan pelajar di Kota Semarang,” imbuhnya.
Bantuan pendidikan untuk meringankan biaya keperluan sekolah
Lebih lanjut, Bambang menghimbau kepada orang tua murid penerima untuk bijak dalam menggunakan bantuan ini. Ia menekankan, bantuan tidak boleh untuk membeli kebutuhan rumah tangga melainkan untuk mendukung keperluan sekolah.
“Bantuan pendidikan ini harus untuk membeli buku dan kebutuhan sekolah lain. Jangan untuk beli beras, karena itu nanti ada OPD lain yang mengurusi,” imbaunya.
BACA JUGA: Dinas Pendidikan Kota Semarang Minta Sekolah Waspada Banjir, Bisa Gunakan Dana BOS
Sementara itu, Sulastri, salah satu orang tua siswa penerima menyampaikan rasa syukurnya setelah sang anak terpilih menjadi satu-satunya siswa dari SMPN 13 Semarang yang berhak menerima bantuan pendidikan itu.
Sulastri yang berprofesi sebagai buruh pabrik itu mengatakan, bantuan ini dapat meringankan biaya pendidikan sang anak.
“Alhamdulillah anak saya masuk SMP Negeri jadi untuk SPP tidak ada, tapi untuk keseharian seperti biaya beli buku dan sepatu, kebetulan anaknya kalau sekolah naik sepeda,” ucapnya penuh rasa syukur. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





