Pendidikan

Disdik Kota Semarang Minta Sekolah Waspada Banjir, Bisa Gunakan Dana BOS

×

Disdik Kota Semarang Minta Sekolah Waspada Banjir, Bisa Gunakan Dana BOS

Sebarkan artikel ini
disdik semarang, erwan rachmat
Sekretaris Disdik Kota Semarang, Erwan Rachmat saat ditemui di SMPN 39 Semarang, beberapa waktu yang lalu. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang meminta sekolah-sekolah yang berada di daerah rawan untuk mewaspadai bencana banjir di awal tahun 2024 ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Disdik Kota Semarang, Erwan Rachmat. Ia mengatakan, meski banjir merupakan bencana alam, namun pihak sekolah dapat mengantisipasi terjadinya banjir dengan langkah-langkah preventif.

“Sekolah yang banjir tahun kemarin sudah ada beberapa upaya yang dalam penanggulangan. Selain itu saya selalu menyampaikan, aliran air-aliran air yang ada di sekolah jangan sampai ada yang tersumbat,” ucapnya saat beritajateng.tv temui, Rabu, 3 Januari 2023

Sebelumnya, BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang menyebut bahwa cuaca ekstrem akan melanda Jawa Tengah hingga Kamis, 4 Januari 2024. Beberapa daerah di Kota Semarang bahkan terendam banjir imbas hujan deras sejak Selasa, 2 Januari 2024 malam.

BACA JUGA: Pembangunan Jembatan Nogososro Jadi Solusi Pengendalian Banjir di Kaligawe-Genuk

Beberapa sekolah berada di titik rawan banjir seperti Kelurahan Bandarharjo, Panggung Lor, Tanjungmas, hingga Kelurahan Plombokan. Oleh karenanya, Erwan meminta ke sekolah-sekolah yang berada di titik rawan itu untuk mengelola sampah di sekitarnya dengan baik.

“Banjir kalau sudah tertumpuk sampah itu semakin tidak surut-surut. Jadi banjir (bisa tambah parah) karena kadang-kadang perilaku kita yang masih membuang sampah sembarangan,” imbuhnya.

Ia pun turut menyinggung gelar Sekolah Adiwiyata. Yakni sekolah yang peduli akan lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah.

“Yuk kita bersama mewujudkan Sekolah Adiwiyata, yang nyaman untuk belajar,” sambung Erwan.

Sekolah dapat gunakan dana BOS

Lebih lanjut, Erwan menyebut jika terdapat sekolah yang rusak akibat bencana khususnya banjir, dapat mengajukan laporan ke pihak Dinas Pendidikan Kota Semarang. Nantinya, terdapat dua jenis bantuan, yaitu melalui Pemerintah Kota Semarang atau menggunakan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah)