Gaya Hidup

Layangkan Surat Teguran ke Petani, KPH Blora Tertibkan Tebu Ilegal di Lahan Perhutani

×

Layangkan Surat Teguran ke Petani, KPH Blora Tertibkan Tebu Ilegal di Lahan Perhutani

Sebarkan artikel ini
tebu ilegal
KPH Blora menertibkan tanaman tebu ilegal sebagai bentuk penjagaan kelestarian hutan. (Foto: Heri/beritajateng.tv).

BLORA, beritajateng.tv – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, tertibkan tanaman tebu ilegal yang ditanam di lahan Perhutani, seluas kurang lebih 40 hektar, Sabtu, 18 Januari 2025.

Administratur (Adm) KPH Blora, Yeni Ernaniningsih, mengatakan penertiban tanaman tebu ilegal ini bertujuan melestarikan hutan di wilayahnya.

“Kita hanya menertibkan tebunya, bukan petaninya. Tanaman tebu ini bisa merusak pertumbuhan jati tegakan,” ungkap Yeni.

Menurut Yeni, sebelumnya pihaknya telah melayangkan surat teguran kepada para penggarap atau kelompok tani hutan agar jangan menanam tebu di lahan tegakan. Akan tetapi, mereka tetap nekat.

BACA JUGA: Pedagang Tertunduk Lesu, Kenaikan Harga Sembako di Pasar Sido Makmur Blora Picu Omset Turun

“Kita tidak melarang petaninya. Kalau komoditas lain boleh, seperti jagung, kacang-kacangan. Yang penting jangan tebu,” imbuhnya.

Puluhan hektar tersebut berada Petak 151,Turut tanah Desa Balong, Kunduran 152 Turut tanah Desa Bradag, Ngawen, RPH Bradag, BKPH Ngawen Ombo, KPH Blora.

Yeni menegaskan, ia tidak akan pilih kasih terhadap tanaman tebu tanpa izin di lahan hutan di wilayahnya.

“Semuanya akan kita tertibkan,” tegasnya.

Yeni mengajak kepada masyarakat dan petani hutan di sekitar hutan untuk tetap menjaga kelestarian hutan. Tidak mudah terprovokasi oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab.

“Silahkan koordinasi dengan petugas kami di lapangan terkait penggarapan lahan, pasti akan mereka arahkan. Bisa juga datang ke kantor nanti kita jelaskan,” tutupnya. (*).

Editor: Andi Naga Wulan.

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp