Gaya Hidup

Terungkap! Berikut Kumpulan Fakta Menarik Seputar Film Samawa

×

Terungkap! Berikut Kumpulan Fakta Menarik Seputar Film Samawa

Sebarkan artikel ini
film Samawa
film Samawa. (instagram/@digital_media_indo)

SEMARANG, beritajateng.tv – Film bioskop berjudul Samawa akan segera tayang dalam waktu dekat. Film ini mengangkat isu KDRT dengan sudut pandang yang berbeda.

Jika biasanya kasus KDRT berujung pada perceraian, kali ini ceritanya berbeda. Sang istri memilih untuk bertahan dan memperjuangkan pernikahannya.

Menariknya, hal ini terkait erat dengan budaya Jawa yang memandang pernikahan sebagai sesuatu yang sangat sakral, sehingga mempertahankan pernikahan menjadi kewajiban, apa pun yang terjadi.

Kali ini beritajateng.tv akan bagikan beberapa informasi terkait fakta menarik film tersebut yang belum banyak orang ketahui.

Kumpulan Fakta Menarik Film Samawa

Alasan Alexzander Wlan terpilih sebagai pemeran utama

Publik terkejut ketika Alexzander Wlan terpilih sebagai pemeran utama pria dalam film Samawa. Hal ini karena wajah sang aktor dianggap terlalu tampan untuk peran tersebut.

BACA JUGA: Anak Kunti Akhirnya Tayang di Bioskop, Begini Perbedaannya dengan Film Horor Lainnya

Justru karena itu, Ganank Dera menantang Alexzander Wlan untuk membuktikan bahwa kemampuan aktingnya sangat beragam.

Badriyah Afiff sukses perankan karakter orang Jawa

Badriyah Afiff terpilih dengan alasan yang kuat. Dalam naskah, karakter Yura tergambarkan tumbuh dalam keluarga yang sangat kental dengan budaya Jawa.

Yura memiliki pemikiran yang terpengaruhi oleh dogma untuk selalu taat dan menerima suami, bahkan ketika suami berbuat salah, ia merasa harus menjaga dan menutupi segala sesuatu.

Hasil riset Alexznder soal KDRT

Untuk mendalami perannya, Alexzander Wlan melakukan riset tentang bagaimana KDRT bisa terjadi dan mengapa pelaku tega melakukannya, serta faktor-faktor yang mendasarinya dan berbagai aspek lainnya.

BACA JUGA: Kapan Film Samawa Tayang di Bioskop? Berikut Jadwalnya

Namun, bintang film Trinil: Kembalikan Tubuhku ini memilih untuk tidak melakukan riset terkait korban kekerasan.

Kisahnya lebih seram dari film horor

Untuk memerankan Yura, Badriyah Afiff mendengarkan dan menyelami kesaksian korban KDRT sambil memperhatikan perubahan kondisi psikologis yang dialami setelah kekerasan tersebut.

Proses riset tidak terlalu sulit, namun yang lebih menantang adalah masuk ke dalam karakter Yura. Sebab, untuk bisa berempati dengan karakter tersebut, memang dibutuhkan waktu. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp