Menurut dr Dedi, karbon monoksida jika terhirup dalam jumlah berlebihan, dapat mengganggu peredaran sel darah merah dan bahkan menyebabkan pingsan hingga kematian.
BACA JUGA: Walikota Semarang Kerahkan Seluruh Armada Pemadam Tangani Kebakaran TPA Jatibarang
“Ini sangat serius karena karbon monoksida mengikat sel darah merah, yang seharusnya mengikat oksigen. Jika karbon monoksida menggantikan oksigen dalam sel darah merah, ini dapat mengganggu pasokan oksigen ke seluruh tubuh,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menekankan zat lainnya yang tak kalah berbahaya yaitu benzene.
“Zat-zat benzene kalau dihirup terlalu lama dalam jangka waktu yang panjang dia akan berpotensi menyebabkan suatu kanker,” tekannya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





