Jateng

Tradisi Sedekah Laut Mangunharjo: Harapan dan Ketahanan Komunitas Pesisir di Tengah Ancaman Krisis Iklim

×

Tradisi Sedekah Laut Mangunharjo: Harapan dan Ketahanan Komunitas Pesisir di Tengah Ancaman Krisis Iklim

Sebarkan artikel ini
sedekah laut Mangunharjo
Sedekah laut di Pantai Tangulsari, Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Selasa, 22 Juli 2025. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Ia menilai kawasan pesisir seperti Mangunharjo memiliki potensi kuat sebagai model kelurahan berbasis budaya dan ekowisata yang tangguh terhadap perubahan zaman.

BACA JUGA: Warga Mangunharjo Kompak Dukung Normalisasi Sungai Plumbon Agar Bebas Banjir

Senada, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, menyebut bahwa sedekah laut bukan sekadar acara tahunan, melainkan identitas dan kekayaan sosial yang layak dijadikan agenda resmi pariwisata daerah.

“Kalau kita bisa merawat budaya, kita sedang membangun ketahanan kota. Ini bukan hanya soal laut, tapi soal siapa kita di tengah tantangan zaman,” tegas pria yang akrab disapa Pilus.

Tradisi sedekah laut, dengan segala kesakralan dan nilai sosialnya, menjadi pengingat bahwa masyarakat pesisir tak pernah menyerah pada gelombang zaman.

Di tengah ancaman ekologis, mereka memilih bertahan dengan cara mereka: merawat laut, menjaga warisan, dan memperkuat solidaritas. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp