EkbisNews Update

Trafik Data XL Axiata di Jateng-DIY Naik 40 Persen Saat Mudik Lebaran

×

Trafik Data XL Axiata di Jateng-DIY Naik 40 Persen Saat Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini

Pada layanan streaming ini, sejumlah aplikasi mengalami kenaikan trafik pemakaian yang signifikan, seperti layanan berbasis gim mengalami kenaikan trafik rata-rata hingga 66 persen, Netflik naik 15 persen, YouTube naik 40 persen, TikTok 76 persen, dan Spotify naik 21 persen.

Sementara itu khusus Jawa Tengah dan DIY, kenaikan trafik streaming mencapai 26 persen, disusul oleh social network sebesar 16 persen. Pada layanan streaming ini, sejumlah aplikasi mengalami kenaikan trafik pemakaian yang signifikan, seperti layanan berbasis gim mengalami kenaikan trafik rata-rata hingga 33 persen, Netflik turun 1 persen, YouTube naik 20 persen, TikTok 36 persen, dan Spotify naik 2 perwen.

Untuk layanan Instant Messenger, secara nasional trafik pemakaian layanan WhatsApp meningkat 38 persen. Sementara itu, pada layanan Social Network, trafik Twitter meningkat 29 persen dan Meta (Facebook) 38 persen. Layanan lainnya juga mengalami kenaikan trafik, antara lain belanja online melalui e-commerce meningkat hingga 23 persen, sedangkan web browsing naik 35 perwen.

Untuk layanan video conference Zoom, meskipun sepertinya juga mulai dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bersilaturahmi, namun karena ada libur sekolah dan cuti karyawan maka trafik pemakaiannya relative stagnan cenderung menurun. Untuk layanan peta atau penunjuk rute jalan seperti Google Map dan Waze cukup banyak diakses masyarakat yang melakukan perjalanan, yaitu naik sekitar 47 persen dibanding hari normal.

Khusus Jawa Tengah dan DIY, layanan Instant Messenger, trafik pemakaian layanan WhatsApp meningkat 12 persen. Sementara itu, pada layanan Social Network, trafik Twitter meningkat 3 persen dan Meta (Facebook) 18 persen. Layanan lainnya juga mengalami kenaikan trafik, antara lain belanja online melalui e-commerce meningkat hingga 9 persen, sedangkan web browsing naik 17 persen.

Sementara itu, untuk layanan telekomunikasi SMS dan voice masing-masing meningkat sebesar 6 persen dan penurunan sebesar 3 persen dibandingkan hari biasa. Di sisi lain, pengganti layanan voice, yaitu VoLTE mengalami kenaikan signifikan hingga 12 persen dibandingkan hari normal.