SEMARANG, beritajateng.tv – Beberapa hari terakhir ini viral sebuah video di TikTok mengenai seorang ayah yang memarahi sang anak habis-habisan sampai menangis histeris hanya gara-gara sebuah permainan roleplay.
Lantas apa itu roleplay dan bagaimana pengaruh roleplay kepada para penggunanya?
Berikut ini ulasan mendalam mengenai apa itu permainan roleplay.
Roleplay dalam kamus Cambridge memiliki arti bahwa melakukan suatu kegiatan yang bersikap pura-pura dan bebas memilih karakter apa pun.
Dengan karakter yang sebelumnya sudah terpilih, semisal karakter orang tua, maka selanjutnya pengguna roleplay akan bersikap layaknya menjadi orang tua.
Dalam hal ini tentunya terdapat pemain lainnya yang juga akan beradu peran melalui roleplay tersebut salah satu media sosial yang lagi viral saat ini.
Umumnya, pengguna roleplay akan memiliki komunitas roleplay untuk saling berinteraksi.
BACA JUGA: Anak-anak Blora Diajak Mengenal Permainan Tradisional
Lantas bagaimana pengaruh permainan roleplay khususnya bagi anak-anak masa kini yang mudah terpengaruh dengan apa yang ada di lingkungannya?
Beberapa penelitian pada para pengguna roleplay menunjukkan sebuah hasil bahwa mayoritas pengguna roleplay ialah mereka yang tidak bahagia dengan kondisinya di dunia nyata.
Tentu saja dengan demikian apabila seseorang akan menemukan sebuah kenyamanan di luar sana, maka orang tersebut akan menjadi ketergantungan.
Contohnya seperti pengguna roleplay yang berperan sebagai seorang kekasih lalu menjalin hubungan hingga akhirnya merasa nyaman dan melanjutkan hubungan tersebut di dunia nyata.
Kasus lain ada pada seorang anak yang masih di bawah umur. Ia berperan sebagai orang dewasa dan menjalin hubungan dengan pemain permainan roleplay lainnya layaknya sepasang kekasih.
Kasus tersebut tentu saja perlu ada penanganan lebih lanjut. Hal itu karena tidak patut bagi seseorang yang masih di bawah umur berperilaku layaknya orang dewasa khususnya dalam urusan percintaan.
Demikianlah informasi mengenai apa itu permainan roleplay dan bagaimana pengaruh roleplay kepada para penggunanya. (*)





