Gaya Hidup

Viral Pria Jadikan Laron Untuk Membuat Peyek, Apakah Aman Untuk Kesehatan?

×

Viral Pria Jadikan Laron Untuk Membuat Peyek, Apakah Aman Untuk Kesehatan?

Sebarkan artikel ini
laron viral
Pria mengumpulkan laron untuk dijadikan peyek laron. (Instagram/wonogirikita)

SEMARANG, beritajateng.tv – Baru-baru ini muncul sebuah video yang menunjukkan seorang pria panen laron untuk membuat peyek laron di musim hujan.

Sebagaimana kita ketahui, sebagian wilayah di Indonesia saat ini sudah memasuki musim penghujan. Ini berarti, berbagai serangga juga ikut bermunculan, salah satunya adalah laron.

Laron sangat identik dengan musim penghujan. Kemunculannya pun berasal dari tanah dan masuk ke rumah-rumah warga utamanya saat hujan deras berlangsung.

Lebih lanjut, video yang menunjukkan pria panen laron saat musim hujan itu viral di media sosial, Instagram. Tampak pria tersebut menangkap laron dengan jumlah banyak dan menjadikannya bahan untuk membuat peyek.

Hal tersebut bisa dibilang unik, maka dari itu tak heran jika aksi pria tersebut sontak memantik rasa penasaran warganet di jagat maya.

Unggahan video viral itu terdapat dalam akun @wonogirikita pada Minggu, 3 Desember 2023.

BACA JUGA: Cara Cepat dan Efektif Usir Laron di Musim Hujan, Anti Gagal!

Lebih detailnya, dalam video tersebut tampak pria yang sedang mengumpulkan laron di atas wadah dengan menggunakan lampu. Dari keterangan video tersebut, pengunggah menyebut bahwa kumpulan laron tersebut bisa dijadikan peyek.

“Berkah udan.. sesuk gawe peyek laron lur (Berkah hujan.. besok buat peyek laron lur),” tulis keterangan dalam unggahan.

Hingga Kamis, 7 Desember 2023, video tersebut sudah tertonton sebanyak 36,3 ribu dengan komentar sebanyak 1,5 ribu lebih.

Kandungan laron

Hal yang menjadi pertanyaan adalah apakah mengonsumsi laron itu aman untuk kesehatan?

Laron merupakan binatang yang umum kita temukan di Indonesia. Rupanya, mengonsumsi laron telah menjadi kebiasaan sejumlah orang sejak dahulu. beberapa orang menjadikan laron sebagai masakan lezat, salah satunya mereka olah menjadi peyek laron, bothok laron, maupun pepes laron.

Menurut ahli gizi Ali Khomsan dari Institut Pertanian Bogor, laron jenis makanan yang kaya akan sumber nutrisi, dengan kandungan lemak sebesar 44 persen dan protein 36 persen. Dulu, pada tahun 1970-an, laron itu orang goreng menjadi cemilan karena sulitnya mencari makanan bergizi.

“Dulu tahun 1970-an, laron digoreng menjadi cemilan karena memang kita masih sulit mencari pangan bergizi,” ujar Ali.

Laron memiliki kandungan lemak sebesar 44 persen dan protein 36 persen. Sehingga, ini gizi yang luar biasa dari laron,” lanjutnya. Kendati demikian, Ali menyebut bahwa tak semua orang dapat mengonsumsi laron, terlebih mereka yang memiliki alergi.

BACA JUGA: Bencana Alam Ancam Jateng Selama Musim Hujan, BMKG: Potensi Banjir di Pegunungan Hingga Angin Kencang

Alergi ini pun bersifat individual, terutama bagi mereka yang sensitif terhadap protein pangan tertentu. Gejalanya bisa berupa gatal-gatal, mual, dan bintik-bintik pada kulit.

Jadi, selama bisa dikonsumsi dalam batas normal, laron terbilang aman untuk manusia konsumsi.(*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp