Syaiful pun mengaku dalam peristiwa ini ia teperdaya oleh ilmu gendam dari sang pelaku. Pasalnya, pada saat itu ia benar-benar dalam kondisi sadar.
“Cuman saya jadi bingung dan konsentrasi saya terpecah karena orang itu ngomong pakai bahasa Inggris,” tuturnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





