SEMARANG, beritajateng.tv – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyebut sebanyak 30 warga Jateng terkonfirmasi terpapar virus COVID-19 per Jum’at, 15 Desember 2023. Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yunita Dyah Suminar menyebut jumlah itu tersebar di sebanyak 13 kabupaten/kota se-Jateng.
Menurut pengakuannya, Kota Semarang dan Kota Surakarta menjadi dua daerah dengan kasus terbanyak saat ini di Jateng.
“Saat ini ada 30 kasus positif COVID-19 yang tersebar di 13 kabupaten/kota, terbanyak ada di Kota Semarang dan Solo,” ujar Yunita saat beritajateng.tv hubungi melalui WhatsApp, Jum’at 15 Desember 2023.
Pihaknya hingga kini belum mengungkap 11 kabupaten/kota lain di Jateng yang warganya terpapar virus asal Wuhan tersebut.
BACA JUGA: Walikota Semarang Minta Peningkatan Kembali Pelayanan Kesehatan Penanganan Covid-19
Yunita mengaku telah mengirimkan surat edaran (SE) kepada Bupati/Walikota se-Jateng untuk menerapkan pola hidup sehat dan waspada terkait penyebaran virus.
“Kita melalui zoom sudah menyampaikan kepada teman-teman dinas di kabupaten/kota, yakni Dinas Pendidikan, Dispermasdes, dan Dinas P3AKB,” sambung Ninit, sapaan akrabnya.
Pasien COVID-19 di Jateng belum membutuhkan perawatan rumah sakit
Ia menilai, warga yang terjangkit COVID-19 itu belum membutuhkan perawatan inap di rumah sakit, lantaran menurutnya varian COVID-19 ini berbeda.
“Kalau secara varian ini memang hospitality-nya rendah, artinya masyarakat yang positif COVID-19 memang belum membutuhkan perawatan di rumah sakit,” terangnya.
Lebih lanjut, Yunita tak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk waspada. Sebab, gejala COVID-19 tak jauh berbeda dengan influenza.
“Sekarang kan COVID-19 itu seperti influenza ya, jadi orang mungkin merasakan tapi tidak kemudian memeriksakan diri, dia istirahat aja kemudian ternyata teridentifikasi COVID-19,” paparnya.
Tak lupa, ia menyebut bahwa Dinkes Jateng selalu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan masker dan berperilaku hidup bersih. Terkait stok vaksin, Yunita mengungkap vaksin booster itu masih tersedia di beberapa kabupaten/kota di Jateng.
BACA JUGA: Kasus Covid-19 Melonjak, Dinkes Imbau Masyarakat Tetap Tenang





