SEMARANG, beritajateng.tv – Penyanyi dangdut Nayunda Nabila Nizrinah kembali menjadi sorotan setelah diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi yang melibatkan eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Nama Nayunda langsung menyita perhatian publik setelah terungkap di persidangan bahwa ia menerima ‘saweran’ fantastis dari SYL. Uang untuk membayar Nayunda menurut dugaan berasal dari anggaran Kementerian Pertanian yang SYL salahgunakan.
Penyidik KPK mendalami dugaan pemberian uang dan barang dari SYL kepada Nayunda selama pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK pada Senin, 13 Mei 2024 lalu.
Nayunda diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat SYL. Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengonfirmasi adanya aliran sejumlah uang dari SYL kepada Nayunda serta pemberian barang dari tersangka tersebut.
Setelah menjalani pemeriksaan selama 11 jam, Nayunda Nabila terlihat irit bicara dan hanya tersenyum saat awak media temui. Ia enggan menjawab pertanyaan wartawan dan hanya menyampaikan bahwa semua informasi telah ia serahkan kepada penyidik.
BACA JUGA: Sosok Nayunda Nabila, Biduan yang SYL Sawer Puluhan Juta
“Semua sudah aku serahin ke penyidik, nanti langsung saja ya [tanya ke penyidik],” ujar Nabila sambil meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin, 13 Mei 2024 malam.
Sebelumnya, dalam sidang perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi dengan terdakwa SYL, terungkap adanya aliran dana sebesar Rp50 hingga Rp100 juta dari Kementerian Pertanian untuk Nayunda Nabila.
Alokasi uang tersebut ialah untuk pos pengeluaran hiburan atau entertainment. Dalam kasus ini, jaksa KPK menduga SYL menerima uang sebesar Rp44,5 miliar hasil pemerasan dari bawahannya di Kementan untuk kepentingan pribadi dan keluarganya.
Pemerasan ini terjadi atas bantuan beberapa pejabat Kementan, termasuk Muhammad Hatta, Kasdi Subagyono, Imam Mujahidin Fahmid, dan Panji Harjanto.
Profil Nayunda Nabila Nizrinah
Nayunda merupakan penyanyi muda yang cukup terkenal di Indonesia. Perempuan kelahiran Makassar pada 8 Juni 1991 ini sejak kecil bercita-cita menjadi penyanyi profesional.
Setelah menyelesaikan SMA di Makassar, Nayunda merantau ke Jakarta dan melanjutkan studi di jurusan hukum Universitas Trisakti. Pada tahun 2016, ia pun berhasil meraih gelar Sarjana Hukum.
Sebelum terjun ke dunia hiburan, Nayunda pernah menjadi Performa Talent di Trans Studio Makassar dan Customer Service di Bank Mega.
Karier menyanyinya berawal dari bergabung di bawah label Sony Music dan 18 Musik, merilis beberapa single seperti “Lelah Mengalah” dan “Baru Aku Tahu Cinta Itu Apa”.
Pada Februari lalu, ia merilis lagu dangdut berjudul “Setia Selamanya”. Selain berkarier di dunia musik, Nayunda juga menjadi advokat di Pengadilan Tinggi Makassar pada Oktober 2023.
Nayunda juga mencoba peruntungan di dunia politik dengan menjadi calon anggota legislatif dari Partai Perindo dalam Pemilu 2024. Akan tetapi, ia belum berhasil lolos ke Senayan. (*)





