JatengPeristiwa

300 Orang Lebih jadi Korban Keracunan MBG di Batang, Dinkes Bantah Ada Pasien Meninggal Dunia

×

300 Orang Lebih jadi Korban Keracunan MBG di Batang, Dinkes Bantah Ada Pasien Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Sejumlah petugas menangani korban keracunan MBG di RSUD Batang, Kabupaten Batang.
Sejumlah petugas menangani korban keracunan MBG di RSUD Batang, Kabupaten Batang. (Dok: Dinkes Batang)

Dia menduga, kabar mengenai adanya korban meninggal dunia kemungkinan berasal dari informasi mengenai orang lain yang meninggal. Akan tetapi tidak berkaitan dengan kasus dugaan keracunan MBG di Bawang.

“Mungkin ada orang meninggal, tapi meninggalnya bukan kasus yang ini,” ucapnya.

Gejala Diare, Mual, Muntah dan Pusing Mulai Berkurang

Kondisi pasien yang mulai membaik, kata Ida, terlihat dari berkurangnya sejumlah gejala yang sebelumnya. Di antaranya diare, mual, muntah hingga pusing.

“Misalnya tadinya buang air besar (BAB) berkali-kali terus jadi berkurang. Tadinya ada mual muntah sekarang enggak, tadinya pusing-pusing enggak,” ucapnya.

BACA JUGA: Ratusan Siswa Keracunan MBG di Blora, BGN Pecat Kepala SPPG Sukorejo 2

Ida mengatakan,  keluhan seperti sakit perut akibat gangguan pencernaan tidak selalu langsung hilang dalam waktu singkat.

Akan tetapi, kata dia, berkurangnya intensitas keluhan menjadi salah satu indikator kondisi pasien mulai membaik.

Hingga Kamis hari ini, Dinkes Batang masih melakukan pemantauan secara berkala terhadap pasien yang menjalani perawatan serta penanganan kasus dugaan keracunan MBG tersebut.

“Kalau sakit perut memang bertahap. Orang diare biasa saja mesti sakit perutnya, kan enggak langsung sembuh. Besok harinya pun masih ada sakit perutnya, tapi sudah berkurang,” katanya. (*)

Editor: Diaz A Abidin

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp