DEMAK, beritajateng.tv – Sebanyak 5.566 surat suara DPR RI mengalami kerusakan dan menghambat proses penyortiran dan pelipatan surat suara.
Proses kegiatan penyortiran dan pelipatan surat suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Demak mengalami ketersendatan.
Hal tersebut lantaran adanya kerusakan pada surat suara DPR-RI sebanyak 5.566. Tak hanya itu, sebanyak 483 surat suara belum ada pengiriman dari percetakan atau pihak ketiga.
Komisioner KPU Kabupaten Demak, Siti Ulfaati menjelaskan, bahwa surat suara rusak dan kurang tersebut adalah akumulasi dari proses sortir dan pelipatan mulai 4 Januari 2024.
“Rusaknya surat suara bermacam-macam temuannya. Mulai dari sobek, buram, hingga terkena noda,” tutur Ulfa sapaan akrab Komisioner KPU Demak, Kamis 11 Januari 2024.
Surat suara rusak dan kurang tersebut tersimpan sebagai barang bukti. Barang bukti itu nantinya akan pihaknya laporkan kepada KPU provinsi Jawa Tengah.
Ulfa mengaku jika KPU Demak telah melakukan pleno untuk meminta pengiriman ulang surat suara dari pihak ketiga. Hal ini mengingat proses sortir dan pelipatan masih berlangsung hingga tanggal 11 Januari 2024.
“Kita mengirimkan berita acara ke KPU provinsi untuk meminta pengiriman ulang surat suara dari pihak ketiga. Kami mendapat informasi bahwa logistik Pemilu 2024 paling lambat akan kita Terima tanggal 15 Januari 2024. Dan kekurangan surat suara akan dipenuhi paling lambat tanggal 19 Januari 2024,” terangnya.
Surat suara yang terpenuhi nantinya, lanjut Ulfa, 167.444.000 sesuai dengan jumlah DPT di Demak. Ia juga mengatakan bahwa surat suara rusak dan sisa akan pihaknya musnahkan setelah proses sortir dan pelipatan selesai.
“Nantinya surat suara yang rusak dan sisa kita simpan dulu. Nanti kalau surat suara sudah terpenuhi semua baru kita musnahkan,” terang Ulfa.
Hingga hari ini surat suara DPR RI dengan kondisi normal sudah mencapai 910.695 dan prediksi akan selesai dalam dua hari ke depan.(*)
Editor: Elly Amaliyah




