“Olah sampah itu bagaimana sampah mulai dari awal bisa dipisahkan, antara sampah organik dan anorganik, sampah organik bisa dikembangkan dan dimanfaatkan menjadi pupuk, kemudian sampah anorganik ini akan dipilah dan dipilih lagi untuk menjadi barang pantas pakai,” kata Hasan.
BACA JUGA: Hari Batik Nasional, TK PAUD Hingga SMP di Kota Semarang Antusias Kenakan Baju Batik
Atas prestasi itu, pihak sekolah juga menunjuk Zahra dan Nezar sebagai kader adiwiyata. Nantinya, keduanya memiliki tugas untuk memotivasi siswa SMP Negeri 9 Semarang dalam menjaga lingkungan.
“Semua stakeholder sekolah berkomitmen untuk mengusahakan SMP Negeri 9 Semarang menjadi sekolah yang benar-benar cinta lingkungan, tidak hanya keindahan saja tapi juga bagaimana konsistensi warga sekolah untuk mengelola lingkungan hidup,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





