Politik

Andika Perkasa-Hendrar Prihadi Ungguli Luthfi-Yasin di Survei Litbang Kompas, Hendi: Menang Tipis, Alhamdulillah

×

Andika Perkasa-Hendrar Prihadi Ungguli Luthfi-Yasin di Survei Litbang Kompas, Hendi: Menang Tipis, Alhamdulillah

Sebarkan artikel ini
Hendrar Prihadi Survei Kompas
Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah, Hendrar Prihadi saat jumpa pers usai Debat Pilgub di Marina Convention Center, Rabu, 30 Oktober 2024 malam. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Andika PerkasaHendrar Prihadi, unggul atas paslon nomor urut 2, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen, dalam survei Litbang Kompas untuk Pilkada Jawa Tengah 2024.

Hasil survei menunjukkan bahwa kedua paslon itu bersaing ketat dalam perolehan elektabilitas. Berdasarkan survei yang dilakukan pada tanggal 15 Oktober-20 Oktober 2024 itu, pasangan Andika-Hendi memperoleh elektabilitas 28,8 persen, sementara Luthfi-Yasin memperoleh elektabilitas 28,1 persen.

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut 1, Hendrar Prihadi alias Hendi mengaku pihaknya telah mengetahui hasil survei tersebut.

“Dari pagi sampai siang, beberapa teman-teman memberi tahu, katanya Kompas habis rilis survei tadi dini hari,” ujar Hendi, Senin, 4 November 2024 siang.

Hendi menambahkan, survei merupakan potret dari hasil kerja paslon selama masa kampanye.

BACA JUGA: Kritik Keras Debat Perdana Pilgub Jateng, Pengamat Politik Sebut Salah Satu Paslon Cuma Membebek

“Menurut saya, survei itu kayak potret bagaimana kemudian apa yang sedang institusi, organisasi lakukan, dalam hal ini paslon; mereka bekerja, menjalankan strategi. Itu terukur dalam potret yang namanya survei itu,” tegas dia.

Pihaknya mengucap syukur saat mengetahui hasil kerjanya dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan bisa mengungguli Luthfi-Yasin, meski menang tipis.

“Jadi kalau hasilnya menang tipis buat saya ya alhamdullilah. Artinya kinerja hampir dua bulan ini membuahkan hasil,” tuturnya.

Lebih lanjut, Hendi mengaku dirinya dan Andika Perkasa akan terus berjuang meski hasil survei pihaknya unggul atas Luthfi-Yasin.

Ia pun mengaku akan terus berdiskusi dan merumuskan strategi yang tepat bersama timnya.

“Yang paling penting, kan hari H masih 23 hari lagi, kami akan terus berjuang dan turun ke bawah. Kami akan terus berdiskusi dengan tim untuk merumuskan strategi yang tepat supaya nanti tujuan dan target kita di tanggal 27 November bisa tercapai untuk kemenangan Andika-Hendi,” tandasnya.

Peneliti Litbang Kompas sebut 3 minggu sebelum Pilkada jadi waktu krusial

Sebagai informasi, Litbang Kompas merilis hasil survei Pilgub Jawa Tengah 2024 yang mengunggulkan Andika-Hendi, pada Senin, 4 November 2024.

Andika-Hendi meraih elektabilitas sebesar 28,8%, atau unggul 0,7% dari pasangan Luthfi-Yasin yang mencatatkan elektabilitas sebesar 28,1%.

Survei Litbang Kompas ini sendiri menguatkan hasil survei SMRC yang juga mengunggulkan pasangan Andika-Hendi dengan selisih 0,6% di atas pasangan Luthfi-Yasin.

Peneliti Litbang Kompas, Vincentius Gitiyarko, menyebutkan jika sisa waktu sekitar tiga minggu menuju hari pencoblosan tanggal 27 November 2024 akan sangat krusial bagi kedua pasangan calon.

“Kedua kandidat rasanya sama-sama kuat dan sama-sama menarik, sehingga masyarakat cenderung menunggu proses politik berjalan ke depan. Mungkin saja undecided voters yang sebesar 43,1% ini sebenarnya sudah punya pilihan tapi belum bisa memastikan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Vincentius Gitiyarko menyebut sisa waktu menjelang pencoblosan menjadi krusial karena angka undecided voters masih cenderung tinggi jika menilik tingkat rata-rata partisipasi publik dalam Pemilu di Jawa Tengah.

BACA JUGA: Survei Litbang Kompas Oktober 2024, Andika-Hendi Ungguli Luthfi-Yasin: Gen Z Lebih Suka 01 

“Kalau kita bandingkan dengan tingkat partisipasi pemilih di Jateng pada dua Pilpres terakhir itu angkanya sekitar 80%. Maka angka undecided voters sebesar 43,1% ini masih dua kali lipat dari rata-rata angka golput di Jawa Tengah,” jelasnya.

Terakhir, peneliti Litbang Kompas tersebut juga menjelaskan bahwa ada pola menarik saat ini. Yakni, Andika-Hendi dan Luthfi-Yasin saling mengungguli di ceruk pasar segmen pemilih yang berbeda.

Gen Z cenderung mengalirkan dukungan ke Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi. Sebaliknya, di usia yang lebih senior ada kecenderungan peningkatan pemilih untuk Ahmad Luthfi,” paparnya.

Survei Litbang Kompas menyasar 1.000 responden dengan pertanyaan model tertutup. Pemilihan responden yakni secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di provinsi Jawa Tengah.

Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 3,1 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Meskipun demikian, kesalahan di luar pemilihan sampel ada kemungkinan terjadi. Pembiayaan survei tersebut sepenuhnya oleh Harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara). (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp