SEMARANG, beritajateng.tv – Muhammad Husein Gaza, aktivis kemanusiaan asal Indonesia, berbincang dengan Deddy Corbuzier menyoal Palestina dalam sesi podcast ‘Close the Door’ pada Jumat, 31 Mei 2024 lalu.
Menurut Husein, seruan warga dunia, yang sebagian besar melalui media sosial, terhadap kekejaman Israel sangatlah berpengaruh. Hal itu juga berefek pada sekutunya, Amerika Serikat. Salah satunya yakni dengan seruan pemboikotan terhadap apa pun yang berafiliasi dengan Israel.
Menanggapi pertanyaan Deddy Corbuzier terkait dampak pemboikotan itu, ia mengaku tindakan tersebut sangat berpengaruh pada perekonomian Israel maupun Amerika Serikat.
“Ya, otomatis [setuju], karena boikot ini telah terbukti berdampak pada keseimbangan ekonomi mereka [Israel dan Amerika Serikat]. Itu yang membuat Amerika berkoar-koar menekan Israel ini karena boikot itu juga,” jelas Husein.
BACA JUGA: 12 Tahun Tinggal di Gaza, Aktivis Ini Bongkar Fakta Mencengangkan di Balik “All Eyes on Rafah”
Ia menyebut banyak perusahaan besar di Amerika Serikat yang sangat terdampak lantaran gerakan boikot dari hampir seluruh dunia.
“Pemerintah Amerika ini kan sangat tergantung pada pusat perusahaan besar, dan perusahaan ini terkena boikot,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Husein pun mengungkap apakah dengan bersuara saja melalui media sosial bakal ada pengaruhnya terhadap perjuangan Palestina melawan Israel.
BACA JUGA: Jarang Terungkap! Ini Kekejian Israel Terhadap Palestina, Ada Pabrik Kulit Warga?
“Kita tidak dituntut untuk bisa menyelesaikan permasalahan ini, tapi kita dituntut untuk berkontrobusi. Kita diminta untuk berproses, ikut dalam prosesnya, dan di antaranya [melalui] sosial media, boikot, kemudian sosialiasi informasi,” ujar Husein yang mengaku telah tinggal di Gaza selama 12 tahun ini.
Ketika Deddy menanyinya soal efektifkah semua gerakan di media sosial tersebut, Husein merasa yakin sekali bahwa hal itu amat efektif.
“[Sosialiasi informasi lewat media sosial] sangat [efektif], efektif sekali. [Misalnya, seruan] ‘All Eyes on Rafah‘ sudah 40 juta akun yang menonton dan memposting,” tegas Husein Gaza. (*)





