Peristiwa

Angin Kencang Landa Semarang, Pohon di Pleburan Tumbang Timpa Mobil, Kabel PLN Putus Listrik Padam

×

Angin Kencang Landa Semarang, Pohon di Pleburan Tumbang Timpa Mobil, Kabel PLN Putus Listrik Padam

Sebarkan artikel ini
pohon tumbang semarang
Pohon di Jalan Hayam Wuruk, Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan tumbang dan menimpa sebuah mobil yang terparkir. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Angin kencang melanda kawasan Kota Semarang dan sekitarnya pada Rabu, 5 Februari 2025 siang. Akibatnya, satu pohon di Jalan Hayam Wuruk, Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan, dilaporkan tumbang dan menimpa sebuah mobil.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13:00 WIB. Pantauan di lokasi, kondisi mobil tersebut ringsek. Kaca mobil warna silver berpelat nomor K itu tampak pecah di bagian depan.

Tak hanya menimpa satu mobil, pohon roboh itu juga menimpa sejumlah ruko yang berada di seberang pohon. Selain itu, listrik di sekitar lokasi juga padam akibat kabel terputus.

Salah satu warga sekitar, Cahyono, mengatakan pohon itu tumbang sekitar pukul 13.00 WIB. Ia menduga pohon yang berumur cukup tua itu tumbang akibat angin kencang yang melanda sejak pagi hari.

BACA JUGA: Hujan Angin, Pohon Tumbang di Ngaliyan Semarang Timpa Mobil Keluarga Tiga Anak Hingga Ringsek

Saat kejadian, ia mengaku mendengar suara gemuruh. Setelah ditengok, ternyata satu pohon yang berada di dalam kompleks kampus Universitas Diponegoro (Undip) telah tumbang dan menimba sebuah mobil.

“Tadi ada suara gitu, krek-krek, warga pada lari dan melihat ada pohon besar tumbang ke jalan,” jelasnya kepada beritajateng.tv.

Cahyono menambahkan, peristiwa tumbangnya pohon ini tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja, supir mobil masih dalam keadaan shock.

“Tidak ada korban jiwa, tapi itu ada mobil yang tertimpa, sama bangunan di seberangnya,” sambungnya.

Sangkal pohon tumbang di Pleburan Semarang lantaran pembangunan proyek

Sementara itu, Agus Susilo, karyawan kontraktor yang tengah mengerjakan proyek di kampus Undip mengatakan, pohon itu tumbang bukan karena pembangunan yang sedang berlangsung. Akan tetapi, karena faktor alam atau angin kencang.

Saat ini pihaknya bersama warga masih menunggu evakuasi dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) dan PLN.

BACA JUGA: Video Pohon Beringin Tua di Pemakaman Ambarawa Mendadak Tumbang