Beberapa kalangan meyakini ramuan tersebut dapat membantu meningkatkan kesuburan wanita apabila pengonsumsiannya secara rutin. Biasanya ramuan ada tambahan gula jawa, asam jawa, gula pasir, atau kayu manis untuk memperkaya rasa.
Namun, manfaat tersebut merupakan bagian dari kepercayaan dan tradisi turun-temurun sehingga tidak dapat menggantikan saran maupun penanganan medis.
BACA JUGA: Sensasi Garang Asem Bambu, Kuliner Unik yang Viral dari Tuntang Semarang
Belakangan ini, Kembang Macan Kerah kembali populer setelah banyak pengguna TikTok membahas penggunaannya menjelang malam 1 Suro.
Sebagian orang meyakini mandi menggunakan racikan tersebut dapat menjadi sarana refleksi diri. Juga membersihkan pikiran, serta melestarikan tradisi leluhur Jawa yang telah di wariskan secara turun-temurun.
Itulah penjelasan mengenai Kembang Macan Kerah yang kini ramai viral di media sosial menjelang peringatan 1 Suro. (*)





