SEMARANG, beritajateng.tv – DIY Mixology semakin viral di media sosial karena klaim hasil instan yang banyak influencer tawarkan.
Para pengguna terpengaruh konten TikTok dan mencoba mencampurkan berbagai produk perawatan kulit ke dalam satu wadah tanpa memahami risikonya. Fenomena ini menarik perhatian para dermatolog karena praktik tersebut terbukti merusak kesehatan kulit.
Banyak orang merasa tren baru itu memberi kemudahan. Mereka ingin hasil cepat tanpa membeli banyak produk. Mereka lalu mencampurkan losion, krim, dan serum ke dalam satu ramuan rumahan.
Namun, para ahli melihat tren itu sebagai ancaman serius. Dermatolog dan ahli kimia kosmetik menyebut praktik tersebut sebagai kesalahan fatal yang sering menimbulkan iritasi berat.
BACA JUGA: Viral Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Adopsi Anak Angkat, Berikut Asal Usulnya
Berbagai influencer sering membagikan video resep mereka. Mereka mencampurkan losion merek tertentu dengan serum pencerah, krim malam, dan minyak vitamin E. Penonton menganggap cara itu menarik. Meskipun demikian, para profesional menilai kombinasi tersebut menghilangkan fungsi asli setiap produk.
Risiko Serius DIY Mixology
Ahli kimia kosmetik Ratri Ayuningtyas mengingatkan bahwa setiap produk memerlukan formulasi yang stabil. “Setiap produk memiliki pH spesifik. Mencampurkannya akan merusak stabilitas formula,” ujar Ratri.
Ia menjelaskan bahwa bahan seperti vitamin C dan niacinamide bekerja optimal pada pH berbeda. Ketika pengguna mencampurkannya sembarangan, bahan aktif itu menjadi tidak stabil dan berpotensi mengiritasi.
Dermatolog Dimas Putra juga melihat banyak kasus iritasi dari tren tersebut. “Pengguna sering overdosis bahan aktif karena mencampurkan beberapa serum sekaligus. Kulit tidak dirancang untuk menerima dosis setinggi itu,” jelas Dimas. Ia menyebut banyak pasien mengalami dermatitis kontak karena campuran bahan yang tidak kompatibel.





